KBB, Debat dan Publik (Lanjutan)

0
287

Oleh:Robinson G. Munthe (Jakarta)

 

kbb 4

 

 

 

Tulisan ini adalah lanjutan tulisan sebelumnya: KBB, Debat dan Publik

 

 

 

robinson g. muntheKBB jangan situasional, emosional dan agitatif radikal karena KBB pada dasarnya adalah pencerahan sudut pandang dan pola pikir. Untuk itu diperlukan argumentasi yang cukup  dan logis utk mengimbangi/ membantah informasi yang menyesatkan tentang Karo selama ini. Karo harus didudukkan kembali pada posisi yang benar.

Memang pada batas tertentu dituntut perubahan pola pikir yang radikal, terutama pada gagasan dan perilaku sehari-hari, namun jangan sampai menghilangkan jatidiri santun yang melekat pada suku Karo. Kita tetap bisa santun walaupun kita tegas dalam bersikap dan bertindak. Kita tegas membela jatidiri Karo namun tetap harus santun pada orang lain agar gerakan KBB tidak menimbulkan efek liar ke mana-mana.

[one_third]

Karo mulai menghiasi media sosial, cetak dan elektronik

[/one_third]

Harus diakui, dalam sosialisasi KBB seringkali menemukan hal yang menjengkelkan dari person tertentu. Namun, harus tetap diingat bahwa gerakan KBB adalah gerakan pencerahan (enlightenment) dan mereposisi Karo dalam konteks sosial budaya, terutama untuk generasi muda.

Kadang sisi emosional kita terusik manakala menemui berbagai bentuk pelecehan, diskredit, kata-kata yang meremehkan dan mengecilkan arti gerakan KBB dan Karo itu sendiri. Namun, tak diragukan lagi, bahwa tantangan-tantangan itu adalah refleksi makin dalam dan luasnya gerakan KBB itu telah eksis di masyarakat serta membentuk citra dan sudut pandang yang baru terhadap masyarakat Karo.

kbb 5Lihatlah, misalnya bagaimana Karo mulai menghiasi media sosial, cetak dan elektronik beberapa tahun terakhir ini. Hal ini akan berpengaruh pada segi psikologis orang Karo untuk lebih determinan dan percaya diri berkiprah dalam berbagai segi kehidupan berbangsa. Potret Karo mulai tampak  lebih jelas dan lebih tegas terbedakan dari para tetangga.

Ke dalam, makin banyak generasi muda Karo mengenal siapa diri mereka sebenarnya, apa kelemahan dan kekuatan mereka sebagai entitas sosial dalam bingkai transformasi masyarakat bangsa yang makin cepat.

Bagi para aktivis KBB sendiri, dari waktu ke waktu tampak makin matang dan kuat dalam argumen-argumen mereka dengan data dan fakta-fakta yang relevan dalam mendukung KBB. Kita melihat makin sedikit argumen dan perdebatan yang emosional dengan kata-kata yang tidak patut, dan semakin banyak diskusi yang berbobot dan taktis. Itu menunjukkan bahwa para aktivis KBB sendiri telah memetik banyak pelajaran dalam diskusi dan pencerahan KBB selama ini.

Makin lama terlihat bahwa KBB memang benar-benar didasarkan pada fakta dan argumentasi yang kuat, bukan didasari pada nafsu narsisme yang ingin menonjolkan diri dan membeda-bedakan.

Leave a Reply