Fenomena Jokowi: Bus Indonesia di Den Haag?

1
234
pilpres 2
Orang-orang Indonesia yang baru turun dari bus menuju TPS KBRI Den Haag. Tampak Ivo Ginting (kiri), Katrin Tamba (kanan) dan Juara Ginting (tengah membelakangi lensa) (Foto: Sria van Munster)

LORETA KARO SEKALI. DEN HAAG. Pilpres RI kali ini di Den Haag memang betul-betul menakjubkan. Seharian Bus 24 dengan lintasan Den Haag Central – Kijkduin pulang pergi selalu saja dipenuhi orang-orang Indonesia kemarin [Sabtu 5/7].

Hanya sekitar 5 orang penumpang kulit putih ditambah beberapa warga asing non Indonesia di dalam bus-bus itu. Selebihnya adalah orang-orang Indonesia yang menuju atau kembali Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang beralamat di Tobias Asserlaan, Den Haag.

Tidak seperti biasanya pula, bus-bus itu bukan hanya dipenuhi oleh orang-orang Indonesia yang berdiri berdesakan karena kursi-kursi bus sudah penuh, tapi juga beberapa ruang dekat pengemudi maupun pintu keluar-masuk bus dipadati oleh orang-orang Indonesia.

Sebagian dari penumpang malahan tidak lagi perlu membayar karena mesin pembayaran otomatis sudah “menutup diri” karena bus sudah melebihi kapasitas penumpang. Seperti halnya yang terjadi pada Sora Sirulo sendiri, pengemudi bus telah menutup pintu masuk, tapi Sora Sirulo menahan pintu dan loncat masuk. Ketika hendak membayar ke mesin otomatis, mesin itu tidak terima pembayaran lagi. Namun, pengemudi bus membiarkan Sora Sirulo ikut di dalam bus meski tidak membayar.

“Wah, ini bus Indonesia, ya?” Tanya Sora Sirulo dalam bahasa Belanda kepada Pak Sopir yang kelihatannya berasal dari salah satu negara Arab.

“Apakah kalian ini semua orang Indonesia? Hendak ke mana kalian semua?” Balas Pak Sopir bertanya.

Setelah Sora sirulo menjelaskan tentang Pemilihan Presiden Indonesia, dia hamper berlonjak dari tempat duduknya.

“Pasti ada calon presiden yang sangat istimewa untuk dipilih. Sudah dari tadi pagi begini padat terus,” katanya.

Memang begitulah pengakuan dari kebanyakan pemilih kemarin ketika diwawancarai  oleh Sora Sirulo saat sama-sama berada di antrian panjang untuk memasuki gedung KBRI Den Haag.

“Kita datang untuk memilih Jokowi, Mbak,” kata sebagian besar para pemilih kepada Sora Sirulo.

Berita terkait: Pilpres di Den Haag Membludak

1 COMMENT

  1. Kita datang untuk memilih Jokowi, Mbak,” kata sebagian besar para pemilih kepada Sora Sirulo.
    Wah jadi terharu bacanya, smoga pengorbanan mereka ke KBRI tidak sia sia, salam dua jari …

Leave a Reply