Korban Perampokan Keji Delitua Itu Tewas

0
142

rampok 5Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Setelah 12 hari dirawat di ruang ICU RSU Elisabeth Jl. Haji Misbah (Medan), Misran (50) sopir pribadi pengusaha Swalayan Terpimpin warga Lingkungan 6 Gg. Bunga Kelurahan Delitua Barat yang mengalami 4 luka tembakan di tubuhnya akhirnya meninggal dunia [Sabtu 12/7: 12.30 wib].

Menurut Arifin (43) adik kandung Misran saat diwawancarai oleh Sora Sirulo di rumah duka (Lingkungan 6 Kelurahan Delitua Barat), korban yang sudah 12 hari dirawat di Rumah Sakit Elisabeth meninggal dunia akibat mengalami gagal ginjal.

“Dua belas hari dirawat di rumah sakit, sampai korban meninggal dunia, ia tak bisa lagi buang air kecil karena ginjalnya ikut terkena tembakan yang mengenai perutnya,” kata Arifin.

Arifin juga mengatakan, sebelum tewas, Misran sempat cuci darah.

“Pada Jumat Malam kemarin, abang saya sempat cuci darah akibat ginjalnya tidak berfungsi lagi,” kata Arifin seraya mengatakan ia tidak sempat bicara dengan Misran karena saat kejadian ia berada di Bekasi. 

Arifin dan keluarga Misran lainnya berharap agar pihak kepolisian cepat mengungkap kasus penembakan tersebut. 

“Kita minta diungkap sampai tuntas. Kalau tidak bisa, sebaiknya Polisi yang menangani mundur saja,” katanya.

Amatan Sora Sirulo di rumah duka, tampak istri Misran bernama Kartinem (47) dan 3 orang anaknya masing-masing Hari (32), Mira (25) dan Ika (23) menangis histeris begitu jenazah Misran tiba di rumah duka dengan sebuah mobil ambulans sekira 16.30 wib.  Pihak keluarga dan pelayat juga terlihat tak dapat membendung air mata begitu tubuh Misran yang telah kaku diturunkan dari mobil.

Menurut rencana, jenazah Misran yang bekerja sebagai sopir pribadi pengusaha swalayan tersebut selama 10 Tahun, akan dikebumikan di TPU Gg Lembah Kec. Delitua usai di sholadkan.

Berita Terkait:

Perampokan Keji di Delitua

Leave a Reply