Bocah Dicabuli Tetangga Meringis Buang Air Kecil

0
263

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Dirundung kesedihan, SP (56) mendatangi Polsek Delitua [Minggu 17/8: Sore]. Kedatangan warga Jl. Pintu Air 4 Simalingkar B (Kelurahan Kwala Bekala) ini hendak melaporkan tetangganya D (30) yang dia tuduh telah melakukan pencabulan terhadap putrinya Rini (9) yang masih duduk di bangku kelas 2 SD.

Menurut keterangan SP di Polsek Delitua, terbongkarnya aksi pencabulan berawal saat Rini merintih kesakitan ketika hendak buang air kecil begitu hendak dimandikan ibunya [Minggu 17/8: Pagi].

Melihat ada kejanggalan pada kemaluan anaknya, ibu Rini pun memeriksa kemaluan anaknya. Alangkah terkejutnya dia begitu melihat kemaluan putri sulungnya itu mengalami bengkak. Bingung melihat kondisi Rini, ibunya pun memberitahukannya ke suaminya.


[one_third]Kemaluannya dikobel-kobel[/one_third]

SP yang mendapat informasi dari istrinya langsung menanyai anaknya. Kata Rini, sehari sebelumnya, kemaluannya dikobel-kobel oleh tetangganya D saat ia dipanggil ke dalam rumahnya.

“Anakku mengaku dipanggil pelaku ke rumahnya. Sesampainya putriku di rumahnya, ia langsung digendong dan dipeluknya. Lalu kemaluannya dikobel-kobel oleh pelaku,” kata SP di Polsek Delitua.

Begitu mendengar penjelasan putri semata wayangnya, SP merasa seperti disambar petir di siang bolong. Tanpa banyak pikir, dia langsung mendatangi kediaman pelaku. Karena tak ketemu, SP mencarinya di seputaran Simalingkar B. Mirisnya, SP tidak lagi menemukan D. Dia hari itu juga mendatangi Polsek Delitua berencana untuk membuat laporan.

Namun, karena SP tidak membawa serta anaknya Rini ke Kantor Polisi, petugas SPK Polsek Delitua akhirnya menunda laporan SP. Salah satu Petugas SPK kemudian menyarakankan agar SP membawa anaknya Rini yang disebutnya menjadi korban cabul agar dilakukan visum.

Leave a Reply