Lagu Karo dari D-Lo Voices Raih 2 Emas di Festival Internasional

6
306

bali 7DIEGO PRANANTA GINTING. DENPASAR. D-Lo Voices Permata GBKP Bandung Pusat tahun ini kembali mengikuti 3rd Bali International Choir Festival di Denpasar, Bali. Ini adalah kali kedua D-Lo Voices mengikuti BICF.

 

 

 

Tahun ini, BICF diselenggarakan mulai dari 25-31 Agustus 2014. BICF kembali mendatangkan juri yang sudah profesional di bidang musik dan vokal dari berbagai negara di dunia seperti Korea, Italy, USA, Filipina, Singapura, Macedonia dan Indonesia.

Pada penampilan kali ini, D-Lo Voices membawakan lagu Karo yang sudah menjadi legenda yakni Mbuah Page dan satu lagu diambil dari PEE GBKP yang berjudul Dibata Kap Njagaisa medley Happy. Berbeda dengan tahun lalu yang hanya berhasil meraih medali perak, kali ini tidak tanggung-tanggung mereka menyabet 2 medali emas dan Trophy Championship kategori Show Choir.

Setelah lolos babak penyisihan, mereka kembali beradu dengan tim choir dari Filipina di babak championship. Suatu kebanggaan bagi masyarakat Karo karena tim yang mewakili seluruh Suku Karo ini mampu menjuarai kategori show choir setelah mengalahkan tim dari philipina. Tidak tanggung-tanggung mereka berhasil pendapat nilai  90.00 pada kompetisi ini (skala 100).

Setelah menjuarai kategori show choir, D-Lo Voices kembali membawakan lagu Karo di hadapan ribuan penonton saat acara penutupan BICF Part-1 dan babak Grandprix di GBI ROCK Lembah Pujian, Bali.


Salah satu juri yang berasal dari USA mengaku tertarik pada penampilan D-Lo Voices dan lagu Karo yang mereka bawakan dengan kombinasi musik tradisional dan modern yang memukau. Pernyataannya terbukti ketika dia terlihat begitu menikmati alunan musik keteng-keteng, kulcapi dan surdam.

Andre Manik sebagai penanggungjawab dan arranger lagu untuk D-Lo Voices mengaku terharu atas pencapaian luar biasa ini. Karena memang sebelumnya mereka hanya memasang target sebatas medali emas, namun kali ini berhasil meraih lebih dari yang mereka harapkan.

Ia juga berharap agar para pemuda Karo lebih bangga akan budaya sendiri dan juga agar semakin banyak orang muda Karo yang berkarya untuk mengenalkan betapa luar biasanya anugerah Tuhan untuk masyarakat Karo, baik di bidang musik, tarian, pakaian, budaya hingga makanannya.

 

6 COMMENTS

  1. Luar biasa,,, dtglah ketanah karo dan buat konser disini utk menginspirasi dan memotivasi pemuda/i karo,, untuk cinta budaya karo..
    Mejuah-juah..
    GBU

  2. Kemajuan yang dicapai oleh kor De Lo Voices ini jadi kebanggan kita Karo, karena kemenangan yang diraih tahun ini luar biasa.
    .
    Kor ini kelihatannya adalah kor suku Karo sejati, bukan kor batak karo. Karo, kultur, budaya dan daerahnya adalah landasan berpijak orang Karo. Ide-ide, gagasan, kreasi dan kepandaian merupakan sayap untuk bisa terbang tinggi.

    Untuk bisa terbang harus punya landasan yang kuat yaitu Karo dengan kutlurnya dan daerahnya. Landaan kuat ini juga adalah landasan self-esteem yang kuat. Tanpa landasan berpijak yang kuat, tak mungkin ada self-esteem yang kuat. Tanpa self-esteem juga tak akan bisa terbang tinggi, tak mungkin mencapai kemenangan.

    Selamat kepada kor De Lo Voices
    Maju terus.

    MUG

Leave a Reply