Korban Rampok Sadis Kembali Datangi Polsek Delitua

0
104

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Setelah Unit Reskrim Polsek Delitua mengungkap pelaku perampokan sadis yang selalu melukai korbanya [Sabtu 6/9], beberapa yang mengaku menjadi korban kini sudah mulai mendatangi Polsek Delitua.


Salah satu korban bernama Zainal Abidin (28) warga Jl. Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat (Medan Tuntungan) mendatangi Polsek Delitua sekira Pkl. 15.00 wib [Sabtu 6/9]. Zainal mengaku dirampok oleh pelaku [Selasa 2/9: sekira 05.00 wib] ketika melintas di Jl. Flamboyan Raya. Zanial mendapat luka tembakan di bagian wajahnya sebanyak 3 kali lalu kereta Satria FU BK 5062 ADY miliknya dibawa pelaku yang berjumlah 5 orang dengan modus terlebih dahulu memepet korban.

2 korban lainnya kembali mendatangi Polsek Delitua [Senin 8/9: Siang]. Mereka adalah Bu Marillah (46) warga Sri Gunting Blok B 29B Sunggal dan Jumadi (37) warga Karangsari (Medan Polonia). Menurut keterangan Jumadi kepada Sora Sirulo [Senin 8/9] di Mapolsek Delitua, ia menjadi korban komplotan rampok tersebut pada hari Jumat (5/9) sekira 02.00 wib. Saat itu, korban yang mengendarai Suzuki Satria FU BK 6686 ABW datang dari arah Sunggal hendak pulang ke rumah. Namun di Jl. Ngumban Surbakti, korban langsung dipepet 5 pelaku.

Karena saat itu di membuat perlawanan, korban pun akhirnya dilukai dengan beberapa kali tembakan pakai senjata air softgun pada bagian punggungnya.

“Waktu itu, aku mau pulang kerja dari Sunggal. Di Jl. Ngumban Surbakti, aku dipepet 5 pelaku. Karena aku melawan, punggungku ditembak beberapa kali. Lalu keretaku dilarikan,” kata Jumadi.

Hal senada juga dialami Ibu Marillah (46) warga Srigunting Blok B 29B Sunggal. Menurut ibu yang mengenakan jilbab ini, saat kejadian [Jumat 5/9: sekira 05.00 wib], ia baru pulang menjenguk suaminya Sugianto yang sedang sakit di RSU Bina Kasih. Saast korban hendak pulang ke rumahnya, di Jl. Setia Budi, kereta miliknya Honda Supra X BK 2205 ACK langsung dipepet. Korban kemudian ditunjang. Begitu tersungkur, kereta ibu malang ini lalu dirampas. Hari itu juga korban langsung membuat laporan ke Polsek Sunggal.

“Saya terpaksa menjalani opname selama dua hari di rumah sakit karena menderita luka di bagian kaki dan kepala akibat aksi sadis para perampok jalanan itu. Syukurlah Polsek Delitua berhasil mengungkapnya ,” kata Ibu Marilah.

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH ketika dikonfirmasi membenarkan telah mengkonfrontir kedua korban dengan keempat tersangka dan telah mengakui perbuatanya.

Leave a Reply