Eva Sembiring Akan Kumandangkan Mbiring Manggis di UID 2014

0
289
utrecht 5
Eva Sembiring

LORETA KARO SEKALI. VOORBURG. “Ada sedikit perubahan skenario penampilan kita  besok,” kata Kinok Surbakti kepada Sora Sirulo di sela-sela latihan kemarin [Kamis 11/ 9] dalam persiapan penampilan Nyanyian Beidar Sinabung di Utrecht Indonesian Day (UID) 2014 besok [Sabtu 13/ 9].

Menurut Kinok, perubahan hanya terjadi pada bagian akhir dari 3 bagian utama Nyanyian Beidar Sinabung yang ditampilkan oleh komunitas Karo di Belanda.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bagian pertama menampilkan sebuah tarian tradisional Karo yang ditata oleh Kristy Tarigan dan bagian ke dua mengenai kisah Beidar Sinabung yang harus melarikan diri alias mengungsi akibat letusan Gunung Sinabung. Bagian ke 3 (Penutup) diawali dengan lagu Simalungun Rayat dan Odak-odak yang keseluruhannya diiringi oleh musik tradisional Karo. Selanjutnya, kibot (keyboard) yang dimainkan oleh Kinok mengambil alih musik untuk mengiringi lagi Mbiring Manggis yang dilantunkan oleh Eva Sembiring.

“Perubahan skenario terjadi pada masuknya kibot yang tidak direncanakan sebelumnya. Perubahan diadakan karena bersedianya penyanyi pop Karo Eva Sembiring untuk turut tampil,” terang Kinok.

Menurut Juara R. Ginting yang menjadi piñata musik penampilan ini, bagian ke tiga adalah bagian menari bersama antara para penari dengan penonton. Diawali dengan musik tradisional Karo dengan lagu Simalungun Rakyat yang bertempo lambat.

“Ini kita lakukan karena masih dalam suasana sedih akibat kematian Beidar di penghujung bagian ke dua. Sekalian menghantarkan para penari yang selama bagian ke dua duduk di pentas. Lagu Odak-odak memberi jembatan antara musik tradisional dengan kibot yang mengambil alih suasana ketika Eva Sembiring menyanyikan Mbiring Manggis dan para penonton sudah turut menari. Setelah Mbiring Manggis kibot beralih ke tempo cepat yang disebut Patam-patam,” papar Juara.


Leave a Reply