Dari GBKP Kabanjahe Bermain Trumpet di Istana Merdeka

0
251

trumpet 2LORETA KARO SEKALI. JAKARTA. Seorang musisi muda Karo, Ezra Purba, sangat berbahagia sempat tampil di Istana Merdeka pada Peringatan Kemerdekaan RI ke-69, 17 Agustus 2014 lalu.

Ezra Purba mulai mengenal musik ketika duduk di kelas 1 SD. Dikenalkan oleh abang pertamanya, Abdi Nisura Purba yang adalah Organis dan pemain trumpet di  GBKP Runggun Ketaren dan GBKP Runggun Jl. Kotacane. Sejak saat itulah Ezra mulai tertarik dengan musik dan perlahan mulai menekuni musik di sela-sela kesibukannya sebagai siswa yang masih sekolah.

Ezra mulai memilih instrumen Trumpet dan Organis Gereja GBKP yang ditekuninya ketika duduk di bangku kelas 2 SMP Xaverius 1 Kabanjahe. Ezra belajar musik di GBKP Runggun Ketaren. dan masuk dalam tim musik GMT Kabanjahe (GBKP MUSIK TIUP ) yaitu grup musik tiup yang sudah sering melayani Gereja-gereja GBKP di Taneh Karo. Terkadang diundang untuk memeriahkan acara atau juga mengiringi acara penguburan dan bermain musik di acara Kemerdekaan RI 17 Agustus di lapangan Samura Kabanjahe.

Setelah hampir 5 tahun bergabung dan berproses di grup musik tiup GMT, Ezra diangkat untuk menjabat Ketua GMT ketika duduk di bangku kelas 3 SMA Negeri  1 Kabanjahe.  Dari sinilah Ezra mulai berpikir untuk memilih jalan hidupnya di dunia musik.

Keinginan ini sudah ada sejak duduk di bangku kelas 2 SMA. Tapi, keinginan ini dimantapkan ketika Lulus SMA.  Ezra ingin melanjutkan pendidikan musik ke tingkat yang lebih tinggi.  Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta adalah pilihan utama Ezra. Dengan berbagai perjuangan dan latihan, akhirnya berhasil lulus di Institut Seni Indonesia ISI) Yogyakarta. Jurusan Musik Fakultas Seni Pertunjukan dengan Spesialisasi Instrumen Trumpet.

Dari sinilah semua cerita ini bermula. Ezra mulai berkenalan dengan musisi-musisi Jogja dan menjalin kekerabatan sebagai teman bermusik dan teman tukar pikiran.

trumpet 10Dengan pengalaman belajar yang didapat dari dalam maupun luar kampus, Ezra mulai berkecimpung di perhelatan musik-musik kampus, sekitar jogja maupun panggung nasional. Seperti halnya dengan bergabung dalam Indonesia Wind Orchestra dan Sdudsy ISI Jogja yang telah berkali-kali mengadakan konser bahkan pernah mengiringi penyanyi sekelas Iwan Fals.  Ezra juga aktif di panggung-panggung musik Jojga dan pernah bermain Jazz dengan musisi Jogja di Trenggalek (Jawa Timur) sampai ke Ketapang (Kalimantan Barat) bermain bersama Orchestra Nafs-I-Gira. Puncaknya pada perhelatan Java Jazz International Festival di Jakarta Tanggal 2-4 Maret 2012, Sumatra Jazz Festival 2013 di Medan.

Adalah suatu kebanggaan besar ketika Ezra lolos audisi menjadi salah satu bagian dalam Orchestra dan Paduan Suara Gita Bahana Nusantara Dengan Conduktor Singgih Sanjaya untuk bermain di Gedung Paripurna DPR/MPR  15 Agustus 2014 dan dalam Upacara Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2014 di Istana Merdeka . Suatu kebanggaan tersendiri dapat bermain musik di hadapan Bapak Presiden dan Menteri-menteri serta pejabat-pejabat tinggi negeri ini.

Audisi Orkestra ada di 3 lokasi, yaitu Medan, Jakarta dan Yogyakarta. Ezra mengikuti audisi Orkestra di Auditorium Musik, Institut Seni  Indonesia (ISI) Yogyakarta pada tanggal 11 Juni 2014. Audisi ini diikuti oleh musisi-musisi muda yang ada di Yogyakarta. Pengumuman lolos audisi pada tanggal 4 Juli 2014.

“Puji Tuhan bisa lolos dan bermusik ke Istana Merdeka,” tutur Ezra kepada Sora Sirulo [Rabu 24/9] mengenang peristiwa ini.

Tanggal 31 Juli 2014 berangkat ke Jakarta. Dikarantina mulai tanggal 1- 19 Agustus di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur (Jakarta Timur) dan memulai latihan gabungan bersama teman-teman yang lolos audisi dengan para peserta, sebagai berikut:

  • Penyanyi paduan suara berjumlah 130 orang putera-puteri hasil audisi di 33 provinsi.
  • Pemain orkestra, 69 orang remaja/ mahasiswa dari perguruan tinggi seluruh Indonesia
  • Kolaborasi orkestra dengan alat-alat musik tradisional Nusantara berupa Gondang, Taganing, Gender, Gendang, Cengceng, Kenong, Gong, Tifa, Rebana, dll.
  • Penyanyi aubade pelajar gabungan sebanyak 430 siswa-siswi yang berasal dari SMP, Bogor, Bekasi dan Jakarta.
  • Penyanyi cilik, 1 orang, Laras Whisanty, pelajar SD dari Lampung yang merupakan Pemenang Lomba Festival Seni Siswa Nasional (Kemendikbud tahun 2014).

Adapun rangkaian kegiatan paduan suara dan orkestra adalah :

  • 1- 19 Agustus 2014 : Pemusatan latihan Di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.
  • 11 Agustus 2014 : Rekaman Pembuatan CD Audio GBN 2014
  • 12 Agustus 2014: Uji Gelar di Gedung Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatid (yang dihadiri oleh ibu Mentri, Dr. Mari Elka Pangestu)
  • 13 Agustus 2014 : Gladi Kotor di Istana Merdeka
  • 14 Agustus 2014 : Gladi Bersih di Istana Merdeka
  • 15 Agustus 2014 : Pergelaran lagu-lagu kebangsaan , pada Pidato Kenegaraan Presiden RI pada siding Paripurna DPR/ MPR/ DPD RI.
  • 17 Agustus2014 : Pergelaran Paduan Suara dan Orkestra GBN pada Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Negara.
  • 18 Agustus 2014 : Silaturahmi dengan Bapak Presiden RI di JI-Expo Jakarta.

trumpet 8Lagu- lagu yang dinyanyikan Paduan Suara dan Okestra GBN di Istana Merdeka tanggal 17 Agustus 2014 adalah :

  1. Hari Merdeka – Cipt. Hs. Mutahar
  2. Satu Nusa Satu Bangsa – Cipt. L. Manik
  3. Bendera Merah Putih – Cipt. Ibu Sud
  4. Untuk Bumi Kita – Cipt. Susilo Bambang Yudhoyono
  5. Medley Lagu Daerah
    1. Anju Ahu- Lagu Daerah Sumatera Utara
    2. Cik- cik Periuk – Lagu Daerah Kalimantan Barat
    3. Esa Mokan- Lagu Daeradh Sulawesi Utara
    4. Buka Pintu- Lagu daerah Maluku
    5. Apuse- Lagu daerah Papua
    6. Bolelebo – Lagu Daerah NTT
    7. Cublak Cublak suweng – Lagu daerah Jawa Tengah
    8. Pileuleuyan- Lagu Daerah Jawa Barat
  6. Syukur- Cipt. Hs. Mutahar.

Lagu- lagu yang dinyanyikan Paduan Suara dan Okestra GBN di Gedung DPR/ MPR/ DPD pada tanggal 15 Agustus 2014 adalah :

  1. Indonesia Raya
  2. Mengheningkan Cipta
  3. Bagimu Negri
  4. Satu Nusa Satu Bangsa
  5. Tanah Tumpah Darahku
  6. Sepasang Mata Bola
  7. Rayuan Pulau Kelapa
  8. Yii
  9. Tembang Nusantara

Sangat bersyukur bisa lolos dan mengikuti acara kenegaraan RI. Ini masih awal dari semua proses yang harus Ezra jalani. Soalnya, Ezra masih mempunyai mimpi yang besar dan berharap mimpi-mimpi itu bisa terjadi dan semoga ke depannya akan mendapat berkat yang lebih lagi dariNya atau suatu saat setelah kegiatan Nasional, dapat mengikuti kegiatan Internasional, konser di Luar Negri.

“Saya merasa awalnya semua dari mimpi yang salah satunya adalah untuk bisa ikut gabung dalam Tim Musik Moderamen GBKP. Berkat dari Tuhan, doa dari ibu, keluarga dan doa teman-teman semoga cita-cita Ezra bisa tercapai,” ujar Ezra.

Leave a Reply