Kolom M.U. Ginting: TRANSPARANSI DEMI KEPENTINGAN SEMUA

0
143

M.U. GintingBahwa “mata rakyat melihat semua ini”, kata seseorang di milis Tanahkaro, adalah satu kesimpulan yang betul-betul telah melanda seluruh dunia. Inilah yang menarik dalam soal transparansi, semua bisa melihat dan semua juga ingin melihat. Lebih asyiknya lagi, semua mau memberikan pendapat atau mungkin juga pengetahuannya soal orang bersangkutan (calon menteri), terutama dari pihak yang bertentangan. Dari situlah kita semua dapat info dan pembelajaran.

Calon-calon bisa disebutkan siapa saja, rakyat memberikan penilaian dari segi pengetahuannya soal orang bersangkutan. Pemaparan ini bukan untuk KMP tetapi terutama untuk publik dan rakyat umum. Kedua pihak dari yang berkepentingan pastilah ramai beri pendapat soal siapa saja, apa lagi kalau dicalonkan jadi menteri. Dengan penilaian dari banyak orang tentu Jokowi bisa nanti ambil keputusan yang lebih objektif, dibandingkan kalau hanya Jokowi dan orang-orangnya saja yang beri penilaian (sepihak) dan dengan diam-diam pula.

Internet, transparansi, perubahan kesedaran manusia . . . itulah semua yang akan menentukan arah perkembangan dan perubahan sejarah kemanusiaan abad ini, dan juga seterusnya. Demokrasi juga sama sekali berubah fungsi dan peranannya dalam politik dunia dan regional.


[one_third]Antara Pahlawan dan Pengkhianat[/one_third]

USA sudah tak punya lagi semangatnya untuk menjadi ‘polisi dunia’ seperti pada abad lalu, mengirim tentaranya ke Vietnam, Afganistan, Irak, dll. dengan jalan alasan ‘tertutup’ atau demi keselamatan USA. Sekarang tidak lagi, lambat atau cepat, apa yang ditutupi akan dibongkar orang juga. Rahasia ‘besarnya’ dibongkar oleh Snowden, yang dicap sebagai penghianat negara. Sekarang, malah semakin banyak suara bahwa dia bukan penghianat tetapi pahlawan. Argumentasi yang membela ‘rahasia besar’ negara itu semakin tipis dan tak ilmiah. Dan, yang terpenting ialah, semua orang mengetahuinys.

Walaupun masih banyak rintangan menjadikan Snowden, Assange dll. sebagai pahlawan kemanusiaan, tetapi rakyat-rakyat dunia yakin mereka itu adalah pahlawan, perintis gerakan kebebasan dunia tanpa spion yang memata-matai sesama manusia.

Transparansi sekarang masih dalam tingkat pembelajaran. Karena itu, belum semua kita bisa menikmati peranannya yang sungguh dahsyat. Berikanlah info lengkap kepada lawan (politik) sehingga mereka bisa mendalami argumentasinya. Dari situ peningkatan pengetahuan kepada semua pihak pasti terjadi.

Leave a Reply