Kolom M.U. Ginting: Pemimpin Masa Kini

0
154

M.U. Gintingpemimpin 3Ada pengakuan dari KMP soal kecerdasan Jokowi dalam memilih menteri-menterinya, pertanda ada perkembangan dalam kubu KMP.

Selama ini, Jokowi dituduh bodoh, ndeso, tak ada tampang pemimpin dan lain sebagainya yang umumnya negatif saja. Dalam diri Jokowi sendiri juga terus ada perubahan. Tadinya ’rapopo’ sekarang dia jawab dengan penampilan tersendiri yang unik, selalu tampil sifat merakyatnya.


[one_third]Rakyat berubah tiap detik sejalan dengan perubahan waktu[/one_third]

Jokowi tidak bisa dan tidak harus menirukan gaya pempimpin tahun 50-60an, suka nunjuk-nunjuk seakan berikan arah kepada semua rakyat. Tipe pemimpin lama begini masih tak sedar kalau rakyat sudah berubah dan berkembang jauh dari dirinya, tak perlu lagi tunjukkan arahnya. Rakyat berubah tiap detik sejalan dengan perubahan waktu dan perkembangan dunia, sedangkan pemimpin terutama parlemen berubah 5 tahun sekali. Jokowi karena dekat dengan rakyat pasti bisa juga berubah tiap detik, tak harus 5 tahun sekali.

Tipe pemimpin tahun 50-60an lebih suka mengarahkan orang lain dengan telunjuknya daripada mengikuti perubahan arah dunia. Ini tentu sudah ketinggalan lebih dari setengah abad. Bagaimana mengarahkan dalam kenyataan kalau diri sendiri ketinggalan setengah abad?

Kesedaran rakyat sekarang tidak sama lagi dengan kesedaran tahun 50an. Hentikanlah angkat-angkat tangan dan tunjuk-tunjuk dengan jari, karena cara ini sudah menggambarkan jalan pikiran yang ketinggalan satu abad.

Pemimpin sekarang tak perlu meniru Polantas, apalagi menirukan singa, elang hebat atau banteng hebat atau kuda hebat. Pemimpin sekarang cukup jadi orang biasa saja, tak perlu ’lebih hebat’ dari manusia lain. Kehebatannya nanti akan dinilai secara transparan oleh orang banyak. Kegoblogkannya juga akan dinilai secara transparan oleh semua orang dalam keterbukaan internet.

Leave a Reply