KASAD Buka Karya Bhakti Skala Besar TNI di Posko Pengungsi Sinabung

1
179
bernard 2
Kasad saat berdoa bersama para peserta upacara dari kalangan pelajar SMA dan Pramuka.

bunuraya 5BERNARD PANGARIBUAN. KABANJAHE. Kepala Staf ‘Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat’ (TNI AD) Jenderal Gatot Nurmantio kunjungi warga pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Posko UKA Kabanjahe [Rabu 5/11].

Kunjungan pimpinan tertinggi di Korps TNI Angkatan Darat ini dipadukan dengan pelaksanaan Karya Bhakti TNI bersama rakyat yang disebut Karya Bhakti Skala Besar untuk membangun pemukiman baru bagi warga 3 desa yang terdampak langsung erupsi Gunung Sinabung. Lahan pemukiman baru itu berada di kawasan Hutan Produksi Siosar (Kecamatan Merek).

Dalam acara resmi kemiliteran di halaman kompleks esk UKA Kabanbjahe, Gatot Nurmantio mengatakan, pihaknya merasa sangat terhormat mendapat perintah langsung dari Presiden RI Jokowi untuk melaksanakan relokasi 3 desa yang berada di zona merah Gunung Sinabung.

“Amanah ini dijunjung tinggi dengan penuh tanggungjawab, dedikasi dan pengabdian korsa prajurit yang tinggi dalam pengabdian bagi nusa dan bangsa Indonesia,”  katanya dalam acara resmi yang juga dihadiri jajaran TNI se Kodam I/BB, Polres Tanah Karo, Satpol PP, Tim Artha Graha Peduli, Pramuka, OKP FKPPI, PPM, Pers, siswa SMA dan mahasiswa Akbid Kabanjahe serta ribuan warga pengungsi,


[one_third]mewujudkan pemukiman baru[/one_third]

Lanjut Gatot, pihaknya sangat haru dan bangga dengan para warga pengungsi yang tetap bersabar atas musibah yang terjadi. Harapan ke depan agar hal ini menjadi tanggungjawab seluruh elemen bangsa, khususnya para stake holder dari unsur TNI, Polri, petugas sipil dari jajaran pemerintahan tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota untuk mewujudkan pemukiman baru bagi saudara kita yang terkena musibah ini.

Hal senada juga disampaikan Gubsu diwakili Sekda Hasiholan Silaen yang dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas perhatian seluruh pihak dalam mendukung bencana erupsi Sinabung khususnya jajaran TNI AD yang langsung memberikan aksi nyata dalam mewujudkan pemukiman baru. Dia menyatakan, sesuai dengan pesan Gubsu, agar seluruh jajaran stake holder pemerintah Provsu dan Pemkab Karo bekerja dengan serius dalam mendukung pengwujudan relokasi pemukiman baru 3 desa zona merah radius 3 km erupsi Gunung Sinabung.

“Ini tidak ada lagi untuk main-main sehingga kesannya memperlambat proses dalam segala bidang yang dibutuhkan secara tehnis maupun administrasi,”  ujarnya.

Pada kesempatan ini, pihaknya mengharapkan BNPB Pusat dapat memberikan arahan tehnis dan kerja dalam kordinasi kepada jajaran BPBD Sumut dan BPBD Karo dalam pelaksanaan pembangunan pemukiman baru pada tahap awal untuk 3 desa dan teruskan untuk 6 desa yang mengarah ke zona radius 5 km yang dianggap rawan dalam bencana erupsi Gunung Sinabung ini. Harapan ini ditandai dengan pihaknya menggandeng SKPD Pemprovsu dari Dinas Kehutanan, Tarukim, BPBD, dan Dinas Sosial ikut serta menyukseskan acara Karya Bhakti TNI bersama rakyat dan stake holder tehnis terkait.

bernard 3
Bupati Karo Terkelin Brahmana mengadakan diskusi singkat dengan jajaran Anggota DPRD Karo disela-sela waktu luang dalam acara Pencangan Karya Bhakti TNI di Posko Pengungsi UKA Kabanjahe

Bupati Karo Terkelin Brahmana dan perwakilan warga pengungsi Agus Sastra dari Desa Simacem mengucapkan terimakasih atas kepedulian seluruh pihak terhadap penderitaan yang sedang mereka alami dalam bencana erupsi Sinabung.

“Semua yang terbaik telah diberikan saudara kami dari unsur pemerintah dan donatur memberikan senyum dari Tuhan Yang Maha Kasih dalam mendukung program Presiden RI Jokowi. Tiada istilah terlambat dalam memberikan hal baik dan mendukung kebersamaan sebangsa dan setanah air di NKRI,” ucap Agus Sastra.

Adapun ketiga desa yang direlokasi yakni desa Sukameriah, desa Bekerah dan Simacem.

Pantauan Sora Sirulo, pada kesempatan yang berbahagia ini, Kasad memberikan bantuan beras sebanyak 12 ton dan 1500 kotak makanan mie instan siap saji yang merupakan dukungan dari Artha Graha dan Budha Szu chi.

Pada kesempatan itu, Kasad didampingi oleh Pangdam I/BB Mayjen Wilson Simanjuntak, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Bupati Simalungun JR Saragih, Dandim 0205 Tanah Karo, Letkol TNI Asep Sukarna, Ketua DPRD Karo Nora Else Surbakti dan Inolia Ginting berkenan makan bersama dengan para peserta upacara kalangan siswa dan pramuka di lapangan upacara. Acara dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pemukiman baru 3 desa di Hutan Siosar Merek Karo.

1 COMMENT

  1. Adanya presiden baru (Jokowi) terus terasa, banyak inisiatifnya dan juga pencerahan darinya, termasuk diskusi langsung dengan rakyat.

    Rakyat Karo sangat merasakan dalam penyelesaian pengungsi erupsi Sinabung.
    Pelaksanaan lewat admistrasi negara masih banyak rintangan, karena disini masih banyak sisa Orba yang tak berubah dan tak berkembang.
    Melalui kesatuan militer halangan admistratif tak ada, perintah dan instruksi dilaksanakan cepat dan efektif. Dalam hal kerja bakti ini TNI kita termasuk yang trbaik didunia karena masih didasari oleh tradisi mulia rakyat Indonesia, gotong royong dan kerja sukarela saling membantu. Tradisi ini telah pernah dirusak oleh kolonial dan Orba, dan terakhir oleh neoliberal kapitalis, tetapi masih belum hilang sepenuhnya dan malah akan terus dipertahankan dan dikembangkan dalam abad modern ini. Kemauan dan cita-cita rakyat masih keras ke arah itu. Akan tetapi ini hanya mungkin trlaksana berkat adanya pimpinan yang bergagasan baru dan ide-ide baru untuk rakyat dan perkembangan. itulah presiden Jokowi.

    MUG

Leave a Reply