Kolom M.U. Ginting: Kekacauan Tetangga Tuhan

0
131

M.U. GintingDalam soal ’cicak’ jilid 2 ini (KPK Samad, Polisi BG, PDIP/Hasto Kristiyanto), walaupun terlihat sudah sangat kacau, akan banyak segi positifnya. Akhirnya, yang tinggal nanti hanya yang positif saja, yang berguna bagi rakyat terutama dalam menambah pengetahuan dan kesedaran rakyat banyak. Tuduhan HK tentang Samad memanfaatkan KPK (sebagai ketua KPK) seperti dibilang oleh JK.

“Kalau mempergunakan KPK untuk kepentingan itu pasti tidak elok, tidak pantas. Saya tidak tahu persoalan yang benarnya. Biarkan nanti mereka buka sendiri,” ucap JK.

PDIP/HK harus bisa membuktikan tuduhannya kepada Samad. Sudah banyak yang menuntut supaya rekaman CCTV ketika pertemuan Samad dan PDIP ditunjukkan secara terbuka. Kalau tidak ada rekaman CCTV maka HK juga harus bisa membuktikan pertemuan-pertemuan itu dengan bukti-bukti autentik lainnya. Kalau ini tak bisa dijelaskan oleh HK maka Samad akan mempolisikan HK, karena tanpa bukti berarti tuduhan-tuduhan itu adalah fitnah semata-mata.


[one_fourth]Jutaan rakyat akan ikut ambil bagian dan beri penilaian[/one_fourth]

Presiden Jokowi dalam menghadapi soal ini punya waktu untuk tarik nafas sedikit. Selain itu, saya pikir, Jokowi merasa ’beruntung’ juga. Pertama, dia untung belum sempat melantik BG jadi Kapolri bila memang ada rekening gendut yang tak jelas asal usulnya itu. Tadinya dia serahkan ke DPRD untuk menunda waktu. Tetapi, dengan persoalan sekarang, uluran waktu memang semakin panjang dan persoalannya sudah menjadi persoalan seluruh rakyat. Jutaan rakyat akan ikut ambil bagian dan beri penilaian. Jokowi dibantu INTERNET. Era-nya memang era Jokowi, era revolusi mental, era kontrol seluruh rakyat. Era Power to the People.

Seorang penulis Swedia bilang, kekacauan adalah tetangga Tuhan. Maksudnya ialah bahwa setiap kekacauan (apa saja) akan berubah jadi berkat Tuhan. Dari kekacauan ’cicak jilid 2’ ini pastilah akan datang positifnya yang berguna bagi perkembangan. Ini akan mendorong mendapatkan Kapolri yang patut dan KPK yang lebih konsekwen menjalankan tugasnya mencari koruptor dan mencegah korupsi.

Tiap Ketua KPK yang mencoba menggunakan KPK untuk kepentingan politik sudah dapat pelajaran. Begitu juga rekening gendut bisa berkurang, dan presiden pun tidak terlalu cepat mengangkat siapa saja sebelum diuji di hadapan rakyat banyak.

Semua kekacauan tadi akhirnya bisa mendatangkan berkat karena ’kekacauan adalah tetangga Tuhan’.

Leave a Reply