Homo Neandertal dan Homo Sapiens Hidup Bersama di Israel

1
191

LORETA KAROSEKALI. AMSTERDAM. Penduduk asli Eropah masa kini memiliki 2% DNA di dalam gen mereka, yang berasal dari Homo Neandertal. Hal ini terjadi akibat adanya hubungan kelamin antara makhluk Homo Neandertal dengan Homo Sapiens puluhan ribu tahun lalu. Kapan dan dimana Homo Neandertal melahirkan manusia pertama (?), tetap belum dapat dipastikan. Namun begitu, penemuan baru-baru ini di Israel telah membawa arkeolog ke dugan-dugaan terbaru sebagaimana dilaporkan oleh jurnal ilmiah Nature.

Bukti tertua adanya hubungan kelamin antara Homo Neandertal dengan Homo Sapiens adalah fosil tengkorak manusia berusia 55 ribu tahun yang ditemukan di sebuah gua di Israel Utara. Manusia pemilik tengkorak-tengkorak ini mungkin hidup berdampingan dengan Homo Neandertal. Ada juga kemungkinan nenek moyang mereka memang adalah manusia pertama yang mendiami Eropa.

Arkeolog telah menduga bahwa kontak seksual pertama antara manusia dan makhluk Neandertal telah terjadi di masa itu, namun sisa-sisa kerangka manusia modern dari periode yang bisa menguatkan dugaan ini belum pernah ditemukan sebelumnya di daerah itu.


[one_fourth]dua jenis manusia ini kemungkinan besar hidup berdampingan satu sama lain[/one_fourth]

Gua ditemukannya tengkorak sudah lumayan dekat dengan dua tempat lainnya dimana sisa-sisa manusia Neandertal pernah ditemukan, berasal dari periode yang kira-kira sama. Sekarang, jelas bahwa dua jenis manusia ini kemungkinan besar hidup berdampingan satu sama lain. Apakah yang menyebabkan pertemuan mereka begitu intens (?), masih sangat sulit dijawab. Analisis DNA dari tengkorak itu diharapkan dapat memberi jawaban yang mengarah pada kesimpulan.

Tengkorak-tengkorak yang ditemukan di Israel ini mengindikasikan manusia pertama yang mendiami Eropa sekitar 55 ribu tahun yang lalu. Mereka sedang dalam perjalanan dari Afrika ke Eropa.


1 COMMENT

Leave a Reply