50 Tahun Setelah Churchil Meninggal

0
176

LORETA KAROSEKALI. LONDON. Tepat 50 tahun lalu, Winston Churchil meninggal dunia dalam usia 90 tahun. Hari ini [Jumat 30/1] di London, Inggris memperingati kembali pemakaman kenegaraan dari ‘Perdana Menteri Perang’ mereka di Perang Dunia II.

Pada Pkl 12:45 waktu setempat, ditampilkan kembali Tower Bridge dan perahu Pelabuhan Gore yang 50 tahun lalu membawa peti mati Churchill mengarungi Sungai Thames bersama keluarganya ke Westminster. Lalu, diadakan penghormatan kepada Sir Winston. Dari kapal perang HMS Belfast 4 tembakan salvo. Dari kapal ini pula lah Churchill pada tahun 1944 melihat pendaratan Sekutu di pantai Normandia.

Pada Pkl. 18.00 nanti akan diadakan upacara menghormati perdana menteri perang ini di parlemen. Sir Nicholas Soames, cucu dari perdana menteri, mengatakan kepada BBC bahwa upacara di parlemen adalah penghargaan yang layak ‘untuk kakeknya.

“Ini mengingatkan kita betapa pentingnya hal ini bagi negara kita,” ujarnya.

Churchill lahir pada 30 November 1874. Ia berkuasa pada tahun 1940, ketika tentara Jerman mulai berbaris melalui Eropa Barat.

“Tidak ada yang saya bisa sumbangkan kecuali darah, kerja keras, keringat dan air mata,” kata Churchill dalam pidato pertama yang terkenal itu pada 13 Mei 1940. Pidatonya ini menjadi lebih terkenal setelah Battle of Britain, serangan udara yang dialami Inggris.

Setelah perang, Churchill dipaksa mengundurkan diri. Ia kalah dalam Pemilu tahun 1945. Meskipun ia sukses memenangkan perang, rakyat Inggris mencela persetjuannya atas pemboman Dresden pada taHUN 1945. Ia juga dicela dalam reformasi pendidikan dan kesejahteraan rakyat.

Enam tahun kemudian, Churchill kembali lagi sebagai Perdana Menteri, tapi mengundurkan diri empat tahun kemudian. Dia menulis banyak buku dan pada tahun 1953 dan memenangkan Hadiah Nobel untuk Sastra. Dia meninggal karena stroke.

“Aku bosan,” adalah kalimatnya yang terakhir sebelum meninggalkan dunia fana pada 24 Januari 1965.

Leave a Reply