Penadah Kereta Curian Ditangkap

0
404
penadah
Swandi alias Andi (Celana kuning) diapit petugas.

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Penadah kereta curian Suwandi alias Andi (40) diamankan Unit Reskrim Polsek Biru-biru [Jumat 27/2: sekira 08.00 wib]. Andi adalah warga Dusun 4 Banjaran, Desa Candirejo (Kecamatan Biru-biru).

Menurut Kapolsek Biru-biru AKP M. Simamora SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Baheramsyah SH, tersangka ditangkap saat melintas mengendarai kereta Honda Mega Pro BK 3055 ABG. Saat itu, Polsek Biru-biru melakukan Operasi Kancil di sekitar Tanah Mujur, Dusun Sememei Batu, Desa Sidomuliyo (Kecamatan Biru-biru).

“Saat tersangka dicegat anggota, ia tidak bisa menunjukan surat-surat kenderaan yang dibawanya. Awalnya, tersangka tidak mengakui kalau kereta yang dibawanya adalah kereta bodong. Dia mengaku surat-surat keretanya sudah terbakar sehingga tidak bisa menunjukannya,” kata Kanit Reskrim Ipda Baheramsyah SH.

[one_fourth]koordinasi dengan Samsat setelah mengidenti-fikasi nomor mesin dan rangka[/one_fourth]

Mendengar penjelasan tersangka, polisi tidak percaya begitu saja. Untuk proses lebih lanjut, Andi berikut kereta yang dikendarainya diamankan ke Polsek Biru-biru guna penyelidikan lebih lanjut. Melalui koordinasi dengan Samsat setelah mengidentifikasi nomor mesin dan rangka, diketahuilah kereta Honda Mega Pro itu harusnya berplat asli BK 5994 ABJ atas nama Alif (32) warga Jl. Sei Putih (Kecamatan Medan Baru).

“Begitu mendapat informasi ini, kita mendatangi kediaman korban dan selanjutnya kita konfrontir. Karena kejadiannya berada di wilayah Polsek Medan Baru, maka tersangka akan kita serahkan ke sana guna proses lebih lanjut,” sambung AKP Simamora.

Ketika dikonfrontir di Polsek Biru-biru, korban Alif mengaku kehilangan kereta kesayanganya 2 tahun lalu, tepatnya 9 Pebruari 2013 sekira 05.00 wib. Saat itu, dia memarkirkan keretanya di depan rumahnya.

“Pagi itu aku baru pulang kerja di Bandara sekira jam 5 pagi, bang. Hari itu juga aku langsung buat laporan ke Polsek Medan Baru,” kata Alif sumringah begitu mengetahui keretanya telah ditemukan Polsek Biru-biru.

Tersangka Swandi saat diwawancarai mengaku kereta bodong tersebut dibelinya 2 bulan lalu seharga 5,5 juta rupiah dari Boeng warga Patumbak.

“Pas waktu itu aku baru jual lembu, pak. Ada yang nawari kereta, makanya aku beli,” kata Swandi sambil tertunduk.


Leave a Reply