Diskusi Budaya Pakpak

1
217
Lister Berutu
drs. Lister Berutu MA (antropolog dan tokoh budaya Pakpak)

RENGGANE LINGGA. MEDAN. Warga Suku Pakpak juga semakin giat akhir-akhir ini dalam upaya lebih memahami kebudayaan sukunya. Sehubungan dengan itu, B3BP (Pusat Penelitian dan Pengembangan Budaya Pakpak) mengadakan diskusi-diskusi kebudayaan Pakpak setiap 2 bulan. Kali ini, besok lusa [Sabtu 14/3: 15.00 WIB hingga selesai], B3BP akan menampilkan Aleks Bancin sebagai pembicara tunggal.

“Aleks Bancin adalah seorang juru bicara adat Pakpak. Dia tinggal di Medan,” kata antropolog USU drs. Lister Berutu MA kepada Sora Sirulo [Kamis 12/3].

Selanjutnya, Lister Berutu menjelaskan bahwa thema yang akan dibicarakan kali ini adalah mengenai “Adat Mate Ncayur Ntua dan Utang Adat Lemba”.

Kelleng Kabeaken (mahasiswa USU) akan bertindak sebagai moderator pada acara diskusi budaya Pakpak ini yang akan mengambil tempat di  lokasi PT Monoratama, Jl. Jamin Ginting depan Pasar Baru, Padangbulan (Medan). Peserta tidak dibatasi (bebas): Orangtua, simatah daging dan mahasiswa (gratis).

“Bekali diri dan tunjukkan identitas dengan paham adat dan budaya Pakpak. Itulah tujuan dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan B3BP,” tutur Lister Berutu.



1 COMMENT

  1. Diskusi budaya suku merupakan salah satu kegiatan penting dalam perjuangan survival kutlur suku tertentu, tak bisa diragukan. Diskusi ini pastilah akan menambah kekayaan terutama bagi generasi muda Pakpak diman masa depan suku Pakpak akan berada ditangan dan tanggung jawab mereka.

    Kalau saya dengar lagu-lagunya jadi saya teringat istilah ‘turang’ yang dibahas oleh PG di SS. Dalam bahasa Papak kelihatannya pengertian ‘turang’ dan ‘impal’ tak beda dengan pengertian yang ada dalam bahasa Karo.

    Kita mengharapkan sukses bagi suku Pakpak dalam diskusi budayanya dan mengharapkan selalu bertambah luas pengenalan atas budaya Pakpak bagi dunia diluar Pakpak juga.

    MUG

Leave a Reply