Makanan-Pertanian

1
148

Oleh: Joni Hendra Tarigan (Pengalengan, Jabar)

 

joni hendra tarigan joni hendra tarigan 1Beberapa hari lalu, saya berbincang- bincang dengan seorang rekan kerja Singkatnya, rekan ini kaget mendengar apa yang kukatakan padanya.

“Cita-citaku adalah, suatu saat nanti, akulah pemilik perusahaan ini,” kataku.

Keheranannya dinyatakannya dengan pertanyaan bagaimana caranya untuk mencapai cita-cita itu.

Saya jawab, saya akan alokasikan dana yang saya punya untuk pelan-pelan saya investasikan ke hal-hal yang berkaitan dengan produk pertanian dan hutan. Rencana saya, saya akan beli lahan, tanam tanaman buah. Ketika hasilnya berlipat, akan saya perluas lagi ke produk hutan, menanam pohon.

Rekan saya itu heran.

“Mengapa kembali ke pertanian?” dia bertanya.


[one_fourth]produk pertanian akan tetap dibutuhkan[/one_fourth]

Saya katakan, kita sedang dan akan selalu krisis energi langsung, yakni energi yang dibutuhkan tubuh kita. Itu kita peroleh dari bahan makanan. Maka, tidak ada keraguan saya, produk pertanian akan tetap dibutuhkan. Kemudian, produk hutan. Hasil hutan, selain pohonnya, tanah humus juga bisa dipakai untuk tanaman buah.

joni hendra tarigan 4

“Ketika semua itu berhasil, maka kemudian saya bisa beli perusahaan ini,” kataku sambil memandang wajahnya.

Hahahaha …. Intinya, pertanian adalah sebagian masa depan peradaban manusia. Taneh Karo dan wilayah Sumatera lainnya akan berperan penting.

Semangat dan salam mejuah-juah!


1 COMMENT

Leave a Reply