Usai Pesta Sabu, 3 Pengendara Xenia Diamankan

0
299

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Ahmad Fauzie (33) dan Safaruddin (34) keduanya warga Desa Pertumbukan (Kecamatan Galang) serta Hendrik Kiswanto (29) warga Desa Cimahi, Dusun I, (Kecamatan Bangun Purba) diciduk kemarin [Selasa 17/3] saat melintas di Jl. AH Nasution, Medan.


Menurut Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu SH MH kepada Sora Sirulo [Selasa 17/3], ketiga tersangka narkotika Golongan 1 ini berhasil ditangkap setelah Unit Reskrim Polsek Delitua bekerjasama dengan Sabara Polresta Medan.

“Awalnya, anggota Sat Sabara mencurigai mobil yang dikendarai ketiga tersangka jenis Xenia BK 1946 GI melintas di Jl. Jamin Ginting. Ketika disuruh menepi, para tersangka tidak mengindahkan,” katanya.

Namun, setelah koordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Delitua,  mobil yang dikendarai tersangka akhirnya berhasil dihentikan di Jl. AH Nasution, Medan. Ketika disuruh keluar dari mobil, pengemudi mobil Ahmad Fauzie terlihat oleh anggota membuang plastik klip ke jalan untuk mengelabui petugas.

“Ahmad Fauze kita suruh memungutnya kembali. Ternyata, setelah dicek, bungkusan tersebut berisi kristal putih seberat 0,02 gram. Menurut pengakuan Ahmad, kristal putih tersebut adalah milik mereka sisa dari hasil yang sudah diisap sebelumnya di Bandarbaru,” papar Martualesi Sitepu.

Begitu dilakukan penggeledahan, di dalam mobil kembali ditemukan satu set alat penghisap sabu. Bersama barang bukti, ketiga tersangka digelandang ke Polsek Delitua guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

“Para tersangka akan dijerat Pasal 112 subsider 114 Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 10 tahun penjara,” kata Sitepu. 

Hendrik Kiswanto saat diwawancarai mengatakan, sabu tersebut mereka beli seharga Rp 300 ribu untuk dipakai bersama. Hendrik juga mengatakan, narkotika golongan 1 tersebut mereka peroleh dari Boy (29) seorang pengedar warga Jl. Pulau Gambar (Kecamatan Galang). 

“Sabu paket 300 ribu itu kami peroleh dari Boy, Pak. Salah satu pengedar sabu di Galang,” beber Hendrik. 


Leave a Reply