Pemadaman Listrik di Belanda Buyarkan Hidup Sehari

0
119

Oleh: Sria van Munster-Gtg (Amsterdam)

 

malis 2
Nuon Diemen yang mengalami kerusakan sehingga menimbulkan mati listrik di Prinvinsi Noord-Holland dan Flevoland. Sumber: http://debrugkrant.nl

Kedengarnnya memang ironis sekali jika seorang  ibu rumah tangga mengalami kekacauan jika aliran listrik berhenti alias mati lampu. Tetapi inilah kenyataan yang saya alami sendiri hari ini [Jumat 27/3] ketika aliran listrim padam di sebagian besar wilayah Provinsi Noord-Holland dan sebagian kecil Provinsi Flevoland.

Bayangkan, anda telah menyusun daftar :”to do list“ hari ini, yang mana termasuk di dalamnya adalah janji dengan teman, dokter atau relasi lainnya. Ingat hidup di Nerderland amat bersrtuktur.

Demikian pagi ini, saya juga sudah punya “to do list” dan dalam list tersebut kebanyakan pekerjaan rumah tangga. Dari mencuci piring hingga memasak.


[one_fourth]Mempersiapkan secangkir kopi dan membuat daftar belanja serta …[/one_fourth]

Seperti biasanya setelah anak berangkat sekolah dan suami berangkat bekerja, hal pertama yang saya lakukan adalah merapikan dapur dan membilas semua piring (belum dicuci) hehe. Mempersiapkan secangkir kopi dan membuat daftar belanja serta mengutak-atik buku resep buat sajian makanan malam. Ditambah lagi membaca berita-berita online di Belanda dan dari Indonesia melalui Handphone.

Ketika Handphone ditutup dan ingin cuci piring, nyatanya tidak ada air panas kecuali air suam-suam kuku . Saya tidak punya mesin cuci piring elektronik.

Awalnya, saya tidak merasa heran karena hal ini bisa saja terjadi jika mesin air panas sedang mengalami kerusakan atau sedang mengalami perbaikan. Kemungkinan sudah ada surat pemberitahuan yang kebetulan kurang saya perhatikan sewaktu membaca surat pemberitahuan dari Rochdale, pemilik perumahan apartemen yang kami sewa. Tetapi, kenyataanya tidaklah demikian. Memang aliran listrik yang mati.


[one_fourth]tidak bisa mencuci piring, tidak bisa mecuci pakaian kotor …[/one_fourth]

Semua rencana yang sudah saya susun hari ini gagal total. Saya tidak bisa mencuci piring, tidak bisa mecuci pakaian kotor yang telah saya tumpuk, dan tidak bisa menyetrika pakaian yang telah saya cuci kemarin. Juga tidak bisa mandi. Tidak bisa berbelanja karena shoping centre dan supermarket tutup. Janji ngopi bareng dengan kenalan baik mesti batal karena cafe dekat rumah juga terpaksa tutup..

Mau minum teh atau kopi tidak bisa kecuali kopi tubruk. Sedihnya, gas juga tidak bisa dihidupkan tanpa ada penyulut atau korek api. Belum lagi ditambah dengan suami yang pagi ini kebetulan libur.

Pagi beli roti nyatanya hanya bisa beli roti yang belum dipotong-potong. Tidak hanya itu, sampah juga tak bisa dibuang ke container bawah tanah. Selain alat-alat rumah tangga, semua jalur telepon tak bisa digunakan, termasuk handphone. Hanya bisa mendengarkan radio lewat handphone. Tidak ada wifi.

Kedengarannya memang sederhana sekali tapi semua pekerjaan jadi terbengkalai. Hidup sehari sebuah rumah tangga dibuat buyar. Rencana akhir pekan pun berentet jadi kacau.



Leave a Reply