Rizki Tarigan Tewas Terjepit Batu Sungai Seruai

0
253

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun Barujepit batuIMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Rizki Ferdiansyah Tarigan (10) ditemukan tewas di sela-sela bebatuan di lokasi pemandian Sungai Lau Seruai yang terdapat di Desa Sarilaba (Kecamatan Biru-biru) [Sabtu 4/4: sekira 16.30 wib].

Informasi diperoleh Sora Sirulo, tewasnya bocah ini berawal ketika, sore itu, Rizki bersama temannya Irfan Tarigan (9) pergi mandi-mandi di alur sungai bagian hulu Pemandian Pantai Sarilaba Biru Indah. Tidak diketahui pasti penyebabnya, ketika bocah yang masih Kelas 3 di SDN Sarilaba ini menceburkan diri ke dalam sungai dan tidak kunjung kembali ke permukaan. Irfan, rekan korban yang curiga, langsung mencari Rizki dengan menyelam ke dalam sungai.

Alangkah terkejutnya Irfan, begitu melihat Rizki terjepit diantara bebatuan dasar sungai. Irfan berupaya menarik tubuh Rizkir. Meski berkali-kali Irfan menarik tubuh korban, ternyata usaha yang dilakukan Irfan menyelamatkan temannya sia-sia. Pasalnya, Rizki terjepit di sela-sela bebatuan di alur sungai yang deras.

Irfan pun berlari ke rumah dan memberitahu Yudi Saputra Tarigan (15), abang kandung Rizki, bahwa Rizki tenggelam di sungai. Bersama Irfan, Yudi bergegas menuju sungai. Singkatnya, Yudi berhasil menarik tubuh adiknya dan membawanya ke daratan. Namun, tubuh sang adik sudah tidak bergerak. Anak ke dua dari tiga bersaudara buah pasangan dari Budi Tarigan (42) dan istrinya Eva (39) ini dibawa ke Puskesmas Biru-biru untuk mendapat pertolongan. Nyawa Rizki ternyata tidak bisa diselamatkan.


[one_fourth]ibu kandung korban Eva (39) langsung menangis histeris[/one_fourth]

Pantauan Sora Sirulo di rumah duka Dusun 2 Sarilaba Julu, Desa Sarilaba Jahe (Kecamatan Biru-biru), tampak ibu kandung korban Eva (39) langsung menangis histeris begitu melihat putranya Rizki Ferdiansyah alias Kiki (10) telah tewas. Dalam sekejap, rumah yang terbuat dari anyaman bambu beratap rumbia ini dikerumuni tetangga.

Beberapa warga yang melayat ke rumah duka terlihat sangat penasaran dengan motif kematian anak Tarigan mergana sope mbelin ini.

“Anak itu sangat baik dan penurut kepada orangtuanya. Saya dengar tadi ia mandi bersama temannya. Mereka lalu bermain petak umpet di sungai. Entah apa yang terjadi, korban terbawa derasnya arus sungai dan kemudian terjepit di sela-sela bebatuan,” celoteh seorang warga.

Kapolsek Biru-biru AKP M. Simamora SH ketika dikomfirmasi oleh Sora Sirulo membenarkan kejadian.

“Dari hasil olah TKP yang dilakukan, korban dipastikan tewas karena tenggelam. Pun demikian, ketika kita minta dilakukan otopsi untuk memastikan kematian korban, pihak keluarga tidak mengizinkan. Pihak keluarga meyakini kalau korban tewas murni karena tenggelam,” kata Simamora.


Leave a Reply