Lama Terlantar, Jalan Biru-biru—Penen Lebat Rumput

0
278
biru-penen
Separuh badan jalan menuju Penen yang telah rusak dan ditumbuhi rerumputan liar.

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Akibat telah cukup lama dibiarkan mengalami kerusakan, ruas jalan yang menghubungkan ibu kota Kecamatan Biru-biru hingga Desa Penen mulai ditumbuhi rumput liar.

Pengamatan Sora Sirulo di lapangan [Kamis 9/4], terlihat sebagian besar median jalan mengalami kerusakan parah. Di beberapa titik, kondisi jalan hampir tidak layak lagi dilalui kenderaan. Selain sudah bongkak bangkik, badan jalan subur ditumbuhi rerumputan liar, kayu duri dan pisang hutan (uncim).

“Sudah lama jalan ini rusak, Pak. Lihatlah. Tapi Dinas PU Bina Marga Deliserdang tak kunjung memperbaikinya,” kata JS Tarigan (45), pengendara kereta yang kebetulan melintas.

Masih kata Tarigan, akibat jalan tak kunjung diperhatikan selama 5 tahun terakhir, sangat berdampak terhadap perekonomian warga yang mendiami puluhan desa karena kesulitan memasarkan hasil bumi mereka. Kebanyakan penduduknya sekitar adalah petani.

“Ini satu-satunya akses jalan menuju ibu kota kecamatan. Selain terkait tinggi rendahnya perekonomian masyarakat, ini juga menjadi jalan alternatif menuju Bandarbaru (Kecamatan Sibolangit) dan pemandian air panas Penen,” papar Tarigan.


[one_fourth]agar Pemkab Deliserdang segera memperbaiki jalan[/one_fourth]

Warga sekitar berharap agar Pemkab Deliserdang segera memperbaiki jalan demi kemakmuran masyarakat yang mendiami bagian hulu Deliserdang atau dikenal juga di kalangan Karo sebagai Taneh Karo Jahe (Tanah Karo Bagian Hilir, red.).

“Kondisi jalan ini sudah memprihatinkan. Berulangkali mobil di sini mengalami kerusakan karena mengalami patah gerdang. Bagaimana masyarakat dikatakan sejahtera kalau kondisi jalannya rusak begini seperti tak pernah terawat? Mohonlah kepada Bapak Bupati Deliserdang Ashari Tambunan agar segera memperbaikinya,” kata Tarigan penuh harap.


Leave a Reply