PT Deli Eva Sandal Ludes Dilahap Sijago Merah

0
220

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun Barubakaran 2IMANUEL SITEPU. DELITUA. Sebuah pabrik busa pembuatan bahan dasar (basar) sandal milik PT Deli Eva Sandal ludes dilalap sijago merah [Kamis 9/4: sekira 22.00 wib]. Pabrik ini terletak di Jl. Medan—Namorambe, Kelurahan Delitua (Kecamatan Delitua).

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, Jensen (45) selaku pemilik pabrik diperkirakan merugi hingga miliyaran rupiah. Hampir seluruh barang yang ada di dalam pabrik tidak ada yang bisa diselamatkan dari kobaran sijago merah. Selain itu, 2 kenderaan mobil L 300 BK 9022 DF dan BK 8394 BK serta sebuah kontainer ikut terbakar.

Informasi diperoleh Sora Sirulo di lapangan, kejadian berawal ketika malam itu sejumlah warga sekitar lokasi pabrik yang belum tidur tiba-tiba melihat kobaran api membumbung tinggi ke angkasa dari salah satu gedung pabrik.

Melihat temuan itu, kontan warga sekitar geger. Pun demikian, ribuan warga yang telah mengerumuni lokasi tidak dapat berbuat apa-apa. Soalnya, api terus makin membesar dari gudang yang satu ke gudang lainnya. Sehingga warga tidak berani mendekat untuk melakukan pemadaman upaya meski dengan alat seadanya.

Tak lama berselang, 9 unit mobil Damkar milik Pemkab Deliserdang dan 4 unit Damkar milik Pemko Medan datang ke lokasi untuk memadamkan api. Pun demikian, api sulit dijinakan karena bahan baku pabrik terbuat dari karet dan busa.

bakaran 3“Apinya cepat membesar, bang. Kobarannya sampai ke langit. Dari jauh saja terasa kali panasnya. Makanya, warga tidak berani mendekat untuk menyiram api dengan air. Abang bayangkan saja, mobil pemadam kebakaran saja sulit menjinakkan api,” kata A. Ginting (43) salah satu warga di lokasi.

Kapolsek Delitua, melalui Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu SH MH ketika dikomfirmasi membenarkan kejadian.

“Hasil olah TKP yang dilakukan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar Pkl. 21.00 wib. Api berasal dari ledakan mesin produksi yang menyambar bahan busa dan selanjutnya merambat ke bangunan dan gudang yang lain,” kata Martualesi Sitepu.

Polisi masih menyelidiki pemicu kebakaran.

“Sesuai dengan informasi yang kita peroleh, pada saat kejadian, pabrik tersebut tidak beroperasi,” kata Kanit seraya mengatakan dua pekerja telah dimintai keterangan di Polsek Delitua.


Leave a Reply