Pemerintah Tidak Akan Lari dari Tanggungjawab Bencana Sinabung

1
188

Bernard Pangaribuan 3siosar 6B. KURNIA PARGAULAN P. KABANJAHE. Danrem 023/KS Kolonel Inf. Fachri dalam laporannya pada acara serah terima rumah relokasi Sinabung di Siosar (Kecamatan Merek) hari ini [Selasa 5/5] mengatakan, pembangunan 103 rumah untuk tahap pertama dan jalan sepanjang 9.2 km sudah selesai dilaksanakan.

Telah dilaksanakan juga sosialisasi, doa bersama serta pengarahan dan pembekalan kepada para pengungsi yang akan direlokasi ke Siosar. Personil yang dilibatkan dalam kegiatan ini 496 anggota TNI AD, tukang sipil/ masyarakat 41 orang dan masyarakat pengungsi 210 orang. Sedangkan dana yang diterima dari Satgas berjumlah Rp 16.322.800.000 (enam belas milyar tiga ratus dua puluh dua juta delapan ratus ribu rupiah).

Menanggapi itu, Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Syamsul Maarif menyatakan bangga atas pekerjaan yang sudah dilaksanakan para prajurit TNI dalam membangun rumah bagi para pengungsi korban erupsi Sinabung. Rumah yang dibangun bagus, tertata dengan baik, lokasinya juga asri dan sejuk.

“Terimakasih kepada Ibu Menteri Kehutanan yang dalam waktu 2 hari sudah memberikan izin pembangunan jalan, Ketua Komisi VIII DPR RI  Saleh Daulay yang membantu agar anggaran dapat segera dikucurkan untuk membangun rumah pengungsi, Parlindungan Purba dan Gubernur Sumatera Utara yang selalu memberi dorongan dan dukungan untuk masyarakat Karo. Terutama untuk Pangdam yang sudah membangun rumah lebih dari yang diharapkan dan Kapoldasu yang selalu mengamankan zona merah,” ucap Syamsul seraya memberi dorongan semangat.

Selanjutnya, Kepala BNPB ini mengingatkan bahwa Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tidak akan lari dari tanggungjawab karena penanganan bencana sudah diatur dalam undang-undang. Pemerintah Pusat tidak akan membiarkan masyarakat Karo. Untuk mengatasi masalah Sinabung diperlukan kerjasama yang erat antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Untuk itu, semua pihak harus bergandengan tangan untuk membangun Karo yang lebih baik dari sebelumnya,” harapnya.


1 COMMENT

  1. Ada transparansi disini, biaya seluruhnya dan semua yang ikut bekerja dan membantu penyelesaian lokasi itu. Ini permulaan yang bagus sekali bagi publik. Dibandingkan biaya/budget yang tersedia, bisa disimpulkan bahwa banyak yang bekerja suka rela pakai tradisi gotong royong. Tradisi bagus ini masih terus berarti.

    MUG

Leave a Reply