Kanit Reskrim Polsek Delitua Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba

0
166
narkoba 3
Martualesi Sitepu SH MH saat memberi arahan dalam sosialisasi narkoba.

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. MEDAN JOHOR. Polsek Delitua bekerjasama dengan bnn dan Camat Medan Johor melaksanakan sosialisasi penyalahgunaan narkotika [Kamis 7/5] di Aula Kantor Camat Medan Johor.

Kanit Reskrim Polsek Delitua, AKP Martualesi Sitepu SH MH, menjelaskan kalau saat ini narkoba telah menjadi ancaman tatanan kehidupan bangsa. Alasannya, narkoba dapat merusak moral akhlak dan membuat masyarakat yang menggunakan narkoba menjadi bejat.

“Oleh karena itu, bagi kita yang peduli dengan pencegahan narkoba harus mengerti apa itu narkoba, apa dampaknya dan bagaimana pencegahanya,” kata Martualesi Sitepu di depan 81 Kepling, tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang tersebar di 6 kelurahan Kecamatan Medan Johor.

Dijelaskan Martualesi lagi, dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dijelaskan kalau narkotika bisa dikategorikan menjadi 2 bagian, yakni berupa tanaman dan non tanaman.

“Contoh narkoba berupa tanaman adalah ganja, sedangkan contoh yang non tanaman adalah sabu-sabu dan ekstasi,” bebernya.

Menurut Martualesi, di Kecamatan Medan Johor, peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan. Buktinya, beberapa kali, Polsek Delitua menangkap pemakai, pengedar dan bandar narkoba di situ,” tuturnya.

Sementara, drs. Harianja selaku Kepala Bidang Penjegahan dan Pemberdayaan Masyarakat dari BNN Provinsi Sumatera Utara mengatakan, pada tahun ini, Pemerintah mencanangkaan tahun pencegahan dan penanggulangan narkoba. Program ini dilakukan mengingat keadaan negara ini sudah darurat perdaran narkoba.

“Untuk itu, diminta kepada warga agar melaporkan keluarganya yang terkontaminasi narkoba agar direhabilitasi. Biayanya gratis,” bilangnya.

Untuk mencegah predaran narkoba, setiap lingkungan perlu dibentuk satgas anti narkoba. Pasalnya, pengguna narkoba telah mencapai 4,2 juta pada tahun 2014. Namun, penanganan tidak harus selalu lewat jalur hukum. Bisa juga melalui tanggungjawab keluarga dan lingkungan,” paparnya seraya menambahkan bahwa narkotika saat ini sudah mencapai 250 jenis.


Leave a Reply