Martualesi Sitepu: Banyak Pelaku Kejahatan Pemakai Narkoba

1
275

narkoba 4Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Warga Lingkungan X, Sukamakmur (Medan Johor) komit membrantas peredaran narkotika. Demikian dikatakan oleh Kepala Lingkungan X Nasruddin Situmorang bersama tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh masyarakat setempat kepada Kanit Reskrim Polsek Delitua AKP Martualesi Sitepu SH MH [Sabtu 9/5: sekira 20.00 wib] bertempat di kediaman Kepling X Jl. Suka Tari No 10, Medan Johor.

Dalam pertemuan yang disponsori oleh Kepling Nasruddin Situmorang dan istrinya Darmayanti, Nasruddin Situmorang bersama istrinya Darmayanti menyampaikan pengalamannya di hadapan para undangan terkait putra kandungnya Ahmad (21) yang pernah kecantuan narkoba. Kini, putranya itu telah selesai menjalani rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Lido Bogor.

Ternyata, setelah menjalani rehabilitasi selama 6 bulan, Ahmad mengaku telah terbebas dari ketergantungan narkoba dan selama menjalani rehabilitasi tidak ada dikutip biaya.

Nasruddin juga menjelaskan, sebanyak 4 orang warganya, Ahmad (21), Rido (26), Haniba (36) dan Deri (20) telah selesai menjalani rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Lido, Bogor. Sementara 4 orang lainnya masih menjalani proses rehabilitasi.

“Oleh karena itu, untuk mengantisipasi peredaran narkoba, kami warga sepakat membersihkan lingkungan kami dari narkoba dan dalam waktu dekat, kami akan buat spanduk anti narkoba di lingkungan kami,” kata Situmorang.

Sementara itu, Kapolsek Delitua AKP Daniel Marunduri SIK, diwakili oleh Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu SH MH kepada warga menjelaskan harus mewaspadai prilaku anak atau suami yang terlibat narkoba.

“Ciri-ciri orang yang ketergantungan narkoba dapat terlihat dari prilakunya tidak ada rasa takut. Karena itu, pelaku kejahatan hampir semuanya adalah karena pernah mengkonsumsi narkoba. Sehingga narkoba menjadi akar masalah kenapa kejahatan semakin meningkat,” beber Sitepu.


1 COMMENT

  1. “Ciri-ciri orang yang ketergantungan narkoba dapat terlihat dari prilakunya tidak ada rasa takut. Karena itu, pelaku kejahatan hampir semuanya adalah karena pernah mengkonsumsi narkoba. Sehingga narkoba menjadi akar masalah kenapa kejahatan semakin meningkat,” beber Sitepu.
    Bahwa pengguna narkoba sudah tak ada rasa takut, dan tak ada lagi perasaan. Dibunuh atau membunuh tak bisa lagi membedakan, sama saja. Jadi kejahatan baginya sama saja dengan kebaikan, tak berbeda. Bayangkan kalau penduduk satu masyarakat 1000 orang dan yang candu narkoba terus tambah semakin hari semakin banyak sampai 100 orang, tak mungkin lagi ada kedamaian di masyarakat itu. Yang ada hanya pembunuhan, perampokan, pemukulan, penyiksaan dst. Begitulah jadi darurat narkoba. Tak ada jalan lain, pengedar narkoba harus diselesaikan dengan hukuman berat/hukuman mati.

    MUG

Leave a Reply