BNNK Karo Bentuk Komunitas Anti Narkoba di Desa-desa

1
121

Bernard Pangaribuan 3B. KURNIA PARGAULAN P. KABANJAHE. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo berupaya memberantas peredaran dan pemakaian Narkoba di tengah-tengah masyarakat, terutama yang beredar secara illegal. Salah satu cara yang ditempuh adalah membentuk Komunitas Anti Narkoba di tiap desa/ kelurahan untuk mensosialisasikan bahaya Narkoba.

Demikian disampaikan oleh Kepala BNNK Karo (drs. Adlin Muchtar Tambunan) kepada wartawan di kantornya Jl. Pahlawan 21 (Kabanjahe) [Rabu 27/5]. Saat mengatakannya, Tambunan didampingi oleh Kasi Cegah dan Dayamas (Muara Ginting), Kasih Rehabilitasi (dr. Rosie Pinem) dan Kasi Berantas (AKP Pol Pierson Ketaren).

“BNNK Karo terus fokus dan gencar mensosialisasikan ke elemen-elemen masyarakat Karo tentang bahaya pemakaian Narkoba tanpa rekomendasi lembaga resmi di NKRI. Sosialisasi ini dilakukan melalui lembaga-lembaga dan organisasi-organisasi umum maupun profesi serta keagamaan,” terang Tambunan.


1 COMMENT

  1. Kalau ada jalan yang mungkin efektif mencegah narkoba, inilah dia. Artinya dengan kekuatan masyarakat itu sendiri. Disitu ada kultur dan tradisi yang mengatur semua hubungan sosial yang dibutuhkan dalam kehidupan, KEARIFAN LOKAL. Semua saling mengerti dan saling kenal secara adat. Disini modal sosial masihg tinggi.
    Ditempat-tempat yang kearifan lokal ini sudah tak ada (mutikuti), tak ada lagi dominasi kuat satu suku/kutur tertentu, usaha ini tidak akan jalan. Ditempat multikulti tak ada saling percaya antara penduduk, yang ada ialah saling curiga (prof Putnam). Disini tak ada modal sosial.

    MUG

Leave a Reply