Dana Pemulihan Bencana Sinabung Sedang Diperifikasi

1
141
gurukinayan 2
Foto: Astrea Purba

Bernard Pangaribuan 3B. KURNIA PARGAULAN P. KABANJAHE. Direktur Penilaian dan Kerugian BNPB Mely bersama rombongan dari Jakarta meninjau daerah-daerah yang mengalami rusak parah akibat luapan banjir lahar dingin dan erupsi Gunung Sinabung [Jumat 29/5].

Dalam tinjauannya ini, Mely didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dan unsure-unsur pimpinan Muspida Karo. Adapun tempat-tempat yang dikunjunginya adalah a.l. Desa-desa Perbaji, Mardingding, Tiganderket dan Sukatendel.

Peninjauan ini adalah terkait dengan telah dibentuknya Tim Pendukung Tekhnis penanganan bencana Sinabung yang terdiri dari BNPB, kementrian-kementrian terkait dan Pemprovsu. Melalui tinjauan ini, akan diperifikasi kerusakan-kerusakan akibat erupsi dan banjir lahar dingin untuk menjadi dasar Pemerintah Pusat melalui BNPB mempersiapkan anggaran pemulihannya.

“Langkah-langkah ini dapat ditelusur ulang ke Blusukan Nomor 1 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dia dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2014. Pada 29 Oktober 2014, dia mengadakan kunjungan kepresidenan yang pertama ke Dataran Tinggi Karo (Karo Gugung) terkait dengan keprihatinannya pada korban benca sinabung. Saat itulah langsung didapat ijin menggunakan hutan produksi Siosar untuk relokasi pengungsi asal Sukameriah, Bakerah dan Simacem,” tutur Kepala BPBD Kabupaten Karo Ir. Subur Tambun kepada Sora Sirulo [Senin 1/6].

Memang, setelah itu hanya selang beberapa hari, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan datang dan meninjau hutan Siosar, disusul kedatangan sejumlah menteri lainnya serta setingkat Menteri, Kasad, Wakasad, Panglima TNI, Wakil Ketua DPR RI dan lainnya. Menurut Subur Tarigan Tambun, ini semua adalah wujud perhatian Pemerintah Pusat terhadap korban dan kerusakan akibat erupsi Sinabung.

“Dari hasil peninjauan tim inilah nantinya diperoleh rencana aksi (anggaran-red) untuk penanganan dampak erupsi dan banjir lahar dingin Sinabung. Diperkirakan, pertengahan Juni 2015 sudah final berapa yang dipersiapkan pusat untuk pemulihan perbaikan ini,” tegas Subur.



1 COMMENT

  1. Karena erupsi masih terus dan tak pasti berhenti maka perlu dibikin satu kepastian dibawah persetujuan dengan semua penduduk sekitar 5-10 km sekeliling gunung. Persetujuan itu ialah mereka pindah ke tanah hutan produksi dan 5-10 km sekeliling gunung dijadikan penghijauan taman nasional (park).
    MUG

Leave a Reply