Baru Kenalan, Tarigan Percayakan Keretanya Dipinjam

0
112
agus
Agustinus Tarigan saat membuat laporan ke Polsek Delitua.

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Apes dialami Agustinus Tarigan alias Agus (15) warga Dusun 2 Desa Kayu Embun (Kecamatan Namorambe). Gegara mudah percaya kepada Indra (20) orang yang baru dikenalnya, kereta Honda Supra X 125 BK 6811 AEF milik Agus leong dibawa kabur oleh si kawan baru [Jumat 29/5: sekira 19.00 wib].

Cerita Agus, didampingi oleh kedua orangtuanya saat membuat laporan ke Polsek Delitua [Sabtu 6/6: sekira 16.00 wib], sebelum kejadian, dia sedang berada di salah satu warnet tidak jauh dari tempat tinggalnya. Di sana, ia disapa oleh pelaku Indra yang memintanya mengantarkannya ke Simalingkar B menemui temanya.

Tidak menaruh curiga dengan gelagat Indra yang baru saja dikenalnya, bocah polos yang baru tamat kelas 3 SMP ini menurut saja. Begitu tiba di tempat yang dituju, Agus diminta menunggu sejenak. Namun, setelah hampir setengah jam ditunggu, kawan yang dimaksud oleh Indra tak kunjung datang, Agus lalu diajak menuju sebuah warnet yang ada di kawasan Simpang Pos.

Sesampainya di sana, pelaku Indra kemudian meminta kepada Agus agar bersedia dipinjamkan keretanya dengan alasan pergi ke suatu tempat untuk menemui seseorang. Tanpa pikir panjang, Agus yang sudah terlanjur percaya, lalu menyerahkan kereta yang sudah 17 bulan dibayar kreditnya tersebut.

Mirisnya, hingga beberapa jam ditunggu, Indra tidak kunjung kembali menemui dirinya. Jelas saja, Agus mendadak seperti orang galau. Pasalnya, kalau pulang ke rumah tanpa membawa kereta, ia takut dimarahi kedua orangtuanya. Namun dengan terpaksa, Agus memberanikan diri pulang ke rumah, lalu menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kedua orangtuanya.

Mendapat penjelasan dari putra bungsunya, malam itu juga ayah korban, Naik Tarigan, langsung melakukan pencarian. Lebih selama sepekan melakukan pencarian, tetapi Indra tak kunjung ketemu. Lalu, kedua orangtua korban pun mengarahkan Agus agar membuat laporan ke Polsek Delitua.

“Waktu itu kami bertemu di warnet dekat rumahku. Lalu ia minta diantar ke Simalingkar B untuk menemui temannya. Karena temanya tidak ketemu, aku diajak ke Simpang Pos. Sesampainya di sana, keretaku dibawa kabur,” kata Agus di Polsek Delitua.

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu SH MH ketika dikomfirmasi membenarkan laporan korban untuk ditindaklanjuti.


Leave a Reply