Kolom Joni H. Tarigan: SINDIRAN

0
135

joni hendra tarigansindiranJam sudah menunjukkan 17.10  WIB. Artinya, 15 menit lagi aku harus mematikan komputer ini dan segera aku akan meninggalkan meja kerja ini juga.

Meja kerja ini sempat mendapat julukan “meja yang rajin bekerja” karena barang-barang yang tidak tertata rapi. Buku laporan, peralatan tergelar tak teratur yang memang sebenarnya adalah pertanda banyak kesibukan.

Karena ketidakteraturan sering sekali salah mengambil barang dan muncul goyonan lain “JONI STUFF IS EVERY WHERE”. Setengah detik kemudian (maksudnya reaksi yang spontan) aku sebenarnya ingin marah dan membalas bahwa ia tidak lebih baik dariku dalam menata meja kerjanya. Tarik nafas dalam-dalam serta mencoba berfikir tenang dan kuputuskan: “Aku akan selalu menjaga kerapaian meja kerjaku”.

Aku lakukan hal itu setiap hari. Setiap mau pulang, aku tersenyum melihat mejaku ketika mau pulang. Ketika mau mulai bekerja, begitu semangat dan tenang karena aku mendapati meja yang rapi. Sindiran  memang umumnya negatif, tetapi aku membuatnya menjadi sesuatu yang positif sehingga aku merubah diri dan sindiran itu akan lenyap dengan sendirinya.

Selamat petang, dan selalu semangat serta berfikir positif. Hidup ini akan selalu dinamis. Karenanya, perjuangan takkan pernah padam.


Leave a Reply