Telkomsel Bantu Komunikasi Pengungsi

0
158

foto nggunturtelkomsel 1NGGUNTUR PURBA, KABANJAHE. Telkomsel memberikan bantuan saluran komunikasi dan jaringan internet gratis untuk setiap Posko Pengungsian. Selain untuk memperlancar komunikasi dalam penanggulangan bencana erupsi Gunung Sinabung, Telkomsel berharap masyarakat tetap dapat berkomunikasi dengan sanak keluarganya sekalipun di tengah bencana seperti ini.

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH yang menyambut kedatangan Iwan selaku Kepala Grapari Telkomsel Kabanjahe di Kantor Bupati Karo [Rabu 17/5] mengapresiasi niat baik Telkomsel. Bupati mengarahkan Kadis Kominfo & PDE drs. Agustin Pandia MSi untuk memfasilitasi dan berkordinasi dengan Telkomsel agar bantuan ini bisa lebih mengena dan bermanfaat bagi warga yang terdampak erupsi Sinabung.

Terkelin mengingatkan agar saluran dan jaringan yang akan diberikan dimaksimalkan dan sesegera mungkin disampaikan kepada pihak Kordinator Lapangan Posko.

“Ini sangat membantu dan saya akan mengecek langsung ke lokasi jika sudah selesai,” ujarnya.

Setelah secara simbolis Bupati Karo menerima bantuan Telkomsel, Kadis Kominfo & PDE beserta Ka Grapari Telkomsel Kabanjahe beranjak menuju Posko GBKP Simpang Enem guna menyerahkan bantuan Telepon seluler dan Internet gratis dengan kuota 4,5 GB kepada Zulkarnain selaku Kordinator Lapangan Posko GBKP Simpang Enem serta 9 Posko lainnya.

telkomsel 2Iwan selaku Kepala Grapari Telkomsel Kabanjahe mengatakan, dalam waktu dekat, Telkomsel Medan dan Siantar akan mengunjungi Kabupaten Karo guna membantu 10 Posko Pengungsian dengan memberikan voucher sebesar Rp. 100 ribu per bulan kepada Kordinator Lapangan Posko untuk kebutuhan komunikasi bersama para pengungsi.

“Kami juga telah mendirikan tenda-tenda di Posko Pengungsian, yakni Posko Paroki Jl.Irian dan Posko GBKP Simpang Enem Enem Kabanjahe. Di kedua lokasi ini, sudah ada fasilitas telepon gratis. Kami juga mengadakan hiburan bagi anak-anak dengan mengedepankan kearifan budaya lokal dimana hiburan yang kami adakan ini lebih mengarah pada kegiatan-kegiatan yang melatih syaraf motorik agar anak-anak pengungsi tetap terjaga kesehatan jasmaninya,” tutur Iwan.


Leave a Reply