ASOSIASI KOPI TANEH KARO (AKTK) (3)

0
213

Perlu menambah pengetahuan para petani kopi Taneh Karo tentang budidaya kopi yang baik.

kopi 3

Laporan Wartawan Sora Sirulo:

Rikwan Sinulingga (Kabanjahe) 

rikwan sinulinggaKetua terpilih Asosiasi Kopi Taneh Karo (AKTK) Wilson R. Sembiring Milala, pasaran kopi dari Taneh Karo cukup menjanjikan di pasaran dunia. Lebih lanjut Wilson meyakinkan hadirin bahwa kopi Karo akan mampu bersaing dengan kopi dari daerah-daerah lain yang sudah memasuki pasar dunia.

Tapi, menurutnya, kita perlu menambah pengetahuan para petani kopi Taneh Karo tentang budidaya kopi yang baik.

“Mulai dari pengetahuan tentang jenis/ variatas kopi hingga cara penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pengolahan hasil panen,” kata Wilson.

Para petani kopi Taneh Karo tidak usah pusing dengan jenis/ varietas kopi karena mereka sudah menanam kopi dari berbagai jenis dan sudah menghasilkan. Tidak mungkin mereka disuruh menebang pohon kopi mereka yang ada dan menanam jenis/ varietas yang lain.

kopi 5Kopi Arabika atau Robusta memiliki potensi pasar yang sama secara umum walaupun lain negara lain keukaannya. Terpenting adalah masalah peningkatan kualitasnya. Kita harapkan ke depannya Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo membantu petani kopi Taneh Karo untuk menentukan jenis/varietas kopi di Kabupaten Karo untuk dikembangkan oleh petani sehingga Kopi Karo memiliki standard dan ciri khas.

Jenis/ Varietes Kopi Janda yang sejarahnya merupakan kopi asli Karo kini para petani di Aceh telah berhasil mengembangkannya menjadi 3 jenis kopi yaitu : Kopi Janda, Kopi Janda Jantung dan Kopi Janda Super. Menurut informasinya, 900 batang Kopi Janda Super mampu menghasilkan sampai dengan 2,5 ton beras kopi per tahun.

Kopi yang kualitasnya bagus sebaiknya menggunakan pohon peneduh seperti pohon Lamtoro. Kopi tetap akan bagus tumbuhnya meskipun tidak ada pohon peneduh, tetapi hasil akhirnya akan ketahuan, Kopi yang pakai peneduh akan jauh lebih baik dibandingkan kopi yang tidak pakai pohon peneduh.

Perawatannya sebaiknya sama sekali tidak disemprot dengan Pestisida. Kandungan residu pestisida yang paling tidak disukai oleh pasaran dunia. Pasaran dunia jauh lebih suka Kopi Organik. Hindari pestisida dan pupuk kimia yang berlebihan. Gunakan pupuk & obat pestisida organik untuk lebih menjamin kualitas kopi.

kopi 4Pemanenan Kopi (Cerry) setelah benar-benar matang, merah menyala dan tidak sampai busuk. Yang masih setengah matang jangan dipanen dulu, tunggu sampai benar-benar matang. Kopi yang dipanen setengah matang akan merusak kualitas bubuk kopi, pahitnya lebih terasa dan warnanya agak kecoklatan.

Ada 2 jenis penyucian dari Cerry menjadi gabah kopi: Fermentasi Basah dan Fermentasi Kering. Untuk pencucian gabah kopi ke depannya akan dilakukan pelatihan tentang pengolahan hasil panen ini.

Sebaiknya pengeringan gabah kopi bukan di atas tanah atau lantai semen karena akan tetap lembab dan tidak benar-benar kering, Kualitas gabah kopi yang bagus kadar airnya hanya 11%. Untuk mencapai ini, lakukan pengeringan dengan membuat tiang penyangga ± 1 meter dari permukaan tanah (para-para). Bisa menggunakan jaring yang rapat sebagai wadahnya. Jika kadar air 11% kita bisa menyimpan gabah kopi tersebut bahkan selama 1 tahun. Semakin lama kualitasnya akan semakin bagus.

BERSAMBUNG



Leave a Reply