Ribuan Anak-anak GBKP Deklarasikan Anti Kekerasan Terhadap Anak

0
174

foto nggunturNGGUNTUR PURBA. Puluhan ribu anak-anak didampingi oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan deklarasi anti kekerasan terhadap anak di Retreat Centre GBKP, Sukamakmur (Sibolangit) [Kamis 2/7: 15.00 Wib].

Anak- anak itu sedang mengikuti kegiatan 5 tahunan yang diadakan oleh GBKP di Retreat Centre GBKP Gelora Kasih (Sibolangit). Kegiatan ini disebut PIARA (Pesta Iman Anak dan Remaja) dengan pesertanya adalah anak-anak anggota Gereja Karo (GBKP) di seluruh Indonesia.

Anak-anak ini sangat  antusias dalam melakukan deklarasi anti kekerasan terhadap anak ini. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam deklarasi ini langsung dipimpin oleh Ketua KPAI Arist Merdeka Sirait

Sebelum melakukan deklarasi anti kekerasan pada anak, Arist memberikan arahan terhadap anak-anak dengan tema kasus Engeline. Dia menggunakan kasus ini sebagai contoh utama kasus penganiayaan anak yang cukup tragis yang pernah ada di Indonesia. Arist berharap, kasus Engeline adalah kasus terakhir terhadap kekerasan anak yang pernah ada di Indonesia.

Usai melakukan dekarasi anti kekerasan terhadap anak, ribuan anak-anak peserta deklarasi melakukan doa bersama untuk Engelin yang tewas mengenaskan setelah dianiaya di Bali pada awal bulan lalu.

Anak-anak GBKP yang tergabung dalam PIARA ini kelihatannya sudah diarahkan untuk memikirkan dan merasa bertanggungjawab tidak hanya terhadap budaya sukunya, tapi juga terhadap nasib bangsanya. Tanggungjawab terhadap budaya sukunya mereka lakukan mencetak Rekor Dunia MURRI menarikan Terang Bulan dengan jumlah penari 12 ribu anak dan remaja GBKP.

Selang beberapa menit setelah memecahkan rekor demi tradisi budaya sukunya, mereka kemudian mendeklarasikan anti kekerasan terhadap anak Indonesia.

Leave a Reply