TNI Usir dan Evakuasi Paksa Warga dari Zona Bahaya Sinabung

0
114

foto nggunturNGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Gunung Sinabung yang kembali menujukan aktifitas kegempaan serta awan panas guguran pada pagi tadi [Selasa 7/7] membuat pihak TNI dan POLRI kembali mengeluarkan peringatan keras kepada warga yang nekat berada di Zona Bahaya Sinabung.

evakuasi 2

Petugas terus melakukan pensterilan Zona Bahaya dengan mengevakuasi warga, termasuk seorang warga yang sedang lumpuh berada di dalam rumahnya di sebuah desa dalam Zona Bahaya Sinabung.

Aktifitas Gunung Sinabung masih terus mengalami peningkatan. Pihak PVMBG kembali mencatat adanya aktifitas awan panas guguran disertai semburan debu vulkanik pagi tadi. Tingginya tingkat kegempaan tremor yang masih terus menerus terjadi membuat Gunung Sinabung bisa berpotensi mengalami erupsi besar.

“Kapan saja terjadi pihak erupsi besar, tapi kita tidak tahu kapan pastinya,” kata petugas PVMBG.

Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Erupsi Sinabung yang terdiri dari unsur TNI dan POLRI kembali mengeluarkan peringatan keras kepada warga yang masih nekat berada di Zona Bahaya Gunung Sinabung.

Saat ini, dengan adanya peringatan keras bagi warga yang mencoba masuk ke desa yang berada di Zona Bahaya agar kembali keluar dari sana. Selain untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihak TNI terus melakukan sweeping ke rumah-rumah warga dan mengevakusi warga yang masih mendiami rumahnya.

Mereka juga berhasil mengevakuasi warga lumpuh yang sudah pasrah tetap berada di rumahnya di Zona Bahaya Sinabung. Mereka pasrah karena kondisinya yang lumpuh dan takut menyusahkan keluarganya yang sudah mengungsi.

Menurut Komandan Satuan Tugas Bencana Sinabung Letkol. Inf. Asep Sukarna, saat ini, pihaknya akan bertindak tegas kepada warga yang tetap nekat masuk ke Zona Bahaya Sinabung. Rencananya pihak pemerintah TNI dan Polri akan memberikan sangsi kepada warga yang tetap berada di Zona Bahaya Sinabung.

Sementara itu, Terang Ukur Sitepu warga yang mengalami lumpuh dan pasrah berada di rumahnya itu dievakuasi paksa untuk dirawat di Rumah Sakit Umum Kabanjahe.

Leave a Reply