Kolom Joni H. Tarigan: AUTOMOTIVE

0
205

joni hendra tarigansnowAnda mungkin pernah melihat atau pernah tahu mengapa roda kenderaan berat dibalut dengan rantai di belahan dunia kutub atau wilayah dengan kondisi bersalju dan es sepanjang tahun. Jika anda belum tahu saat inilah pengetahuan anda bertambah. Akan tetapi, keadaan tersebut tidak akan kita temukan di wilayah kita yang tropis ini. Mari kita lihat apa yang membedakan perlakuan ban di dua wilayah yang jauh berbeda ini.

Mari kita sama-sama merumuskan apa tujuan kendaraan tersebut. Dalam bahasa Inggeris kendaraan bermotor disebut juga AUTOMOTIVE. Saya belum pernah melihat

terjemahan ini dalam kamus bahasa Inggeris ataupun kamus besar bahasa Indonesia, akan tetapi menurut saya AUTOMOTIVE  itu terdiri dari dua kata yakni AUTO dan MOTIVE.

Pernah anda dengar AUTO-PILOT? Istilah ini sebenarnya diambil dari sebuah pesawat terbang yang berfungsi secara mandiri (AUTO) tanpa pertolongan manusia. Istilah

ini juga dianalogikan sebagai sebuh negara seperti pesawat yang AUTO-PILOT, yakni negara yang berjalan begitu saja karena peran pemerintah yang dianggap tidak ada walau pun keberadaannya nyata.

Kembali ke AUTO, berarti punya makna berjalan dengan sendirinya.

Kemudian kata ke dua, yakni MOTIVE. Anda pasti tahu Mario Teguh bukan? Merry Riana, anda tahu siapa dia? Bagi anda yang bergelut di bidang sales atau marketing, Merry Riana adalah sosok yang sangat cocok menjadi MOTIVator anda. Mario Teguh, yang bagi sebagian orang dia adalah MOTIVator akan tetapi tidak bagi saya, tentu dan sudah tahu.

MOTIVE dan MOTIVator tidakkah menurut anda kedua kata ini memiliki kada dasar yang sama? MOTIVE artinya penggerak atau yang menggerakkan, dan MOTIVator adalah orang yang menggugah emosional audience-nya sehingga mempunya keinginan untuk bergerak (berubah).

Maka, AUTO-MOTIVE adalah suatu peralatan yang bisa gergerak tanpa harus tersambung ke peralatan lain (kabel listrik, selang hidrolik, dll) sehingga bisa bergerak secara penuh.

snow 3Jadi, si kendaraan adalah AUTO-MOTIVE karena mampu bergerak mandiri di lintasan yang ditempuhnya. Kata kuncinya adalah bergerak. Jadi kendaraan di kutub dan di tropis sama- sama dirancang untuk dapat bergerak mandiri (AUTO) akan tetapi jika di kutub ban yang tidak dilapisi dengan rantai besi akan tergelincir. Lapisan es dan salju tidak memiliki resistansi yang memadai supaya kendaraan bisa bergerak. Balutan rantai besi menambah resistansi antara ban dan lapisan es sehingga kendaraan dapat bergerak. Apa jadinya jika di Indonesia ban kendaraan dilapisi rantai?

Kendaraan tentu tetapi bisa ber gerak, akan tetapi kecepatannya akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan ban tanpa balutan rantai. Ini terjadi karena balutn rantai akan menambah resistensi yang terlalu besar. Sehingga, untuk bergerak cepat, butuh tenaga yang kuat dan juga struktur mesin yang lebih kuat pula.

DALAM KEHIDUPAN KITA SEBAGAI MANUSIA DAN SEMUA BENDA YANG MENGISI JAGAD RAYA INI, BUKANKAH HDUP INI SEPERTI RODA YANG MEMBUTUHKAN GESEKAN (RESISTENSI)  UNTUK BISA TERUS BERTUMBUH?

Maka di tengah Masayarakat Nusantara yang majemuk, marilah kita tidak melihat perbedaan-perbedaan ini menjadi penghambat, akan tetapi inilah jalan HIDUP NUSANTARA untuk terus bisa berkembang melewati berbagi tantangan. Kita punya HUKUM yang dirancang untuk mengendalikan gesekan itu tidak terlalu berat sehingga sulit untuk maju, tetapi tentu tidak semua paham dan pandangan hidup itu diwajibkan bagi seluruh masyarakat sehingga perbedaan yang terjadi menjadi pendorong bagi kita untuk saling menopang dalam menapaki kehidupan yang harus kita wariskan ini.

Jika kita merasakan kepahitan, akankah kita wariskan kepahitan juga? Kita adalah buah perbuatan pendahulu kita entah itu baik entah itu buruk, dan ketika kita mampu menentukan

mana yang baik dan mana yang buruk, maka jika keburukan yang kita wariskan masih kah kita tega menyebut kita adalah manusia yang BERBUDI?

Salam semangat dan perjuangan.




Leave a Reply