Kolom M.U. Ginting: O.C. Kaligis

0
228

M.U. Ginting 2kaligisUngkapan tersohor di negeri ini, “pengacara kondang”, ternyata tak bisa dipisahkan dari “duit sumbang”.  Apakah ada kekecualian, ya? Lebih tak enak lagi kalau anak buahpun harus tutup mulut. Tak enak bagi anak buahnya tentu.

Perusahaan-perusahaan pengacara ini subur juga di luar negeri, terutama di USA, sangat menarik untuk mengikutinya. Semua pada berlomba siapa yang paling piawai soal hukum atau undang-undang dan interpretasinya atau penerapannya dalam kenyataan sehingga menghasilkan duit lebih banyak. Seorang anak ketumpahan kopi panas di warung hamburger bisa menghasilkan uang banyak bagi firma pengacara ini.

Kadang saya bertanya dalam hati, beginikah harusnya kehidupan modern manusia bermoral tinggi, atau inikah tujuan hidup, yaitu mengeruk duit sebanyak mungkin dari siapa saja dan dengan cara ‘legal’ dan selalu sesuai dengan undang-undang yang berlaku? Itulah yang kita kenal dengan ‘pengacara kondang’.

O.C. Kaligis dan firmanya selama ini kita kenal dan juga sangat termasyur, disegani kawan maupun lawan, tetapi tiba-tiba termasyur pula dengan keburukannya. Mudah-mudahan tidak semua yang kondang-kondang itu seperti Kaligis.

Dan, kali ini, perlu juga kita punya rasa syukur kepada Pak Gatot sang Gubsu yang tanpa disengaja berjasa dalam menggoncang kemasyuran yang tak pantas.

Berita-berita lainnya klik Sora Sirulo




Leave a Reply