Kolom Nancy M. Brahmana: VITAMIN OTAK

2
148

nancy 10otak“Otak manusia adalah  struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf  atau neuron.  Otak mengatur  dan  mengkordinir sebagian besar, gerakanperilaku dan  fungsi tubuh homeostasis  seperti detak jantung,  tekanan darah,  keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.  Otak manusia bertanggungjawab terhadap pengaturan seluruh  badan dan  pemikiran  manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran.  Otak dan sel saraf di dalamnya dipercayai dapat memengaruhi kognisi manusia. Pengetahuan mengenai otak mempengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Otak juga bertanggungjawab atas fungsi seperti  pengenalan, emosi. ingatanpembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya (Wikipedia)”

 

Meskipun ada kata-kata yang terucap seperti,”pergunakanlah otakmu!” seolah pribadi yang disampaikan itu tidak mempergunakan otaknya, pada kenyataannya, baik manusia maupun binatang mempergunakan otak dalam kehidupannya setiap saat selama dia hidup.  Namun, secara kesadaran, bahwa (terlebih khusus) manusia tidak memfungsikan atau mendayagunakan kemampuan otak yang sudah tersedia itu semaksimal yang dia mampu. Mungkin tanpa pengetahuan tentang kemampuan otak dan tidak menyadarinya, mungkin juga karena kemalasannya mempergunakan otak.

otak 2

Tertarik dengan ucapan seorang sesepuh yang bernama Paulus, beliau pada jamannya sudah mengingatkan untuk ‘berpikir begitu rupa’, meskipun saya yakin bahwa kemampuan tekhnologi pada masa itu belum sampai kepada analisa otak kiri, otak kanan, batang otak dan otak belakang sehingga dapat mengetahui bagian-bagian otak dan kemampuannya masing-masing.

Seseorang yang sudah menjalani kehidupan sampai akhir hayatnya, katakanlah 75 tahun, maka sejauh itu pula manusia tersebut sudah menjalankan otak dan mempergunakannya.  Namun yang harus diketahui lebih lanjut apakah rentang 75 tahun tersebut manusia itu benar-benar sudah memposisikan penggunaan otak sesuai batasan usia dimana otak menjalankan fungsinya dan dipergunakan secara baik oleh pemiliknya?

Baiklah kita memposisikan kegiatan sebagai berikut : tidak penting, kurang penting, penting, sedikit lebih penting dan sangat penting.  Dengan demikian kita dapat memilah bagian mana yang harus diutamakan di dalam berpikir yang mempengaruhi seluruh tindakan dan kegiatan saat itu.

Apabila seseorang mempunyai kreativitas tinggi, hal apakah yang harus manusia tersebut lengkapi untuk menunjang kreativitasnya? Maka manusia itu baiklah fokus terhadap talenta yang sudah diberikan Pencipta Yang Luar Biasa itu untuk mempergunakan otaknya semaksimal mungkin.

Banyak waktu terbuang sia-sia karena tidak menyadari pentingnya waktu untuk memaksimalkan otak lengkap yang sangat rumit ini, yang sudah diciptakan dan disediakan Tuhan untuk manusia.  Sangat disayangkan apabila tidak dipergunakan sebaiknya dan semestinya.

Marilah kita memberikan vitamin pada otak kita, yaitu dengan mengisi otak pada hal-hal yang penting, lebih penting dan sangat penting.  Yang mengganggu lebih baik disingkirkan, dibuang dan dilupakan.  Yang sangat baik untuk kemajuan pribadi haruslah diingat , diperbaharui dan disempurnakan.

otak 3Menyadari tentang susunan dan rumitnya otak serta kemampuannya yang luar biasa menyimpan jutaan file manusia mampu mengkondisikan secara tekun, melatih otaknya untuk melakukan kegiatan yang penting sehingga mengisi volume otaknya dengan sangat baik dan berguna.

Leluhur saya yang bernama Daniel, yang masa itu ditawan ke daerah jajahan Babel, adalah orang yang sangat cerdas.  Dia sepuluh kali lebih cerdas dari orang-orang lain pada masa itu.  Leluhur saya belajar tentang segala sesuatu bahkan mempelajari ilmu sihir yang marak terdapat di kerajaan, namun beliau memposisikan pengetahuan itu menurut kegunaan dan kepentingannya, mana yang harus mempengaruhi pikirannya, mana yang hanya sebagai pembelajaran yang wajib diketahuinya, juga mana yang mempengaruhi rohnya yang berhubungan dengan Tuhannya.

 Leluhur saya menempatkan pemikiran begitu rupa sehingga tidak ada yang terbuang dengan percuma, semua diisi dengan hal yang baik dan penting sehingga di dalam otaknya tidak didapati perkembangan jiwa yang tidak baik dan tidak penting, meskipun leluhur saya itu adalah seorang buangan dari tempatnya, ditawan dan pada awalnya diperlakukan dengan sikap yang tidak baik.  Namun kesadaran otak, focus dan kerjasama diri mampu menciptakan kehidupan pemikiran yang focus sehingga rohnya tidak terganggu untuk dirinya mampu mengembangkan dan memberlakukan otak dengan sebaik-baiknya.

Bagi generasi muda hal ini patutlah kita jelaskan dengan baik agar mereka mempersiapkan jalan hidup yang teratur, fokus dan mempergunakan kesempatan waktu yang mempengaruhi otaknya agar berkembang dengan baik. Dengan demikian kita dapat memberi persembahan yang benar kepada Allah karena kita belajar ‘berpikir begitu rupa’ sehingga apapun yang kita lakukan menyenangkan hati Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.  Demikianlah, salam.

2 COMMENTS

  1. “Leluhur saya menempatkan pemikiran begitu rupa sehingga tidak ada yang terbuang dengan percuma, semua diisi dengan hal yang baik dan penting sehingga di dalam otaknya tidak didapati perkembangan jiwa yang tidak baik dan tidak penting”
    Sungguh luar biasa jika otak bisa diisi hanya dengan hal yang baik dan penting. Ini memang mungkin. Dan untuk menempa generasi Karo masa mendatang perlu “Bagi generasi muda hal ini patutlah kita jelaskan dengan baik agar mereka mempersiapkan jalan hidup yang teratur, fokus dan mempergunakan kesempatan waktu yang mempengaruhi otaknya agar berkembang dengan baik.”

    Semuanya ini berkaitan dengan usaha Karo umumnya dalam membikin perubahan dalam masyarakatnya dimulai dari perubahan pikiran atau emansipasi pikiran seperti yang didengungkan oleh BPS dalam tulisan-tulisannya di SS, dan juga dalam perkembangan diskusi di JMS soal perubahan Karo yang lebih expansif sekali gus menghindari efek ‘Jago Kandang’ cultural involution Clifford Geertz seperti di kumandangkan oleh JRG dalam kolomnya yang terakhir di SS.

    MUG

Leave a Reply