Semangat Merdeka Semangat Budaya

0
151

Oleh: Hizkia Karo Sekali

 

Hiskiahiskia 2Semangat juang itu masih terus berkobar dalam diri mereka, walau 70 tahun sudah negeri ini Merdeka. Semangat itu tidak pernah padam, bahkan semakin hari kian bekobar dalam jiwa mereka.

Berjuang melawan setiap gerusan gelobalisasi yang setiap waktu siap menerkam, mengubur hidup-hidup setiap jati diri yang tidak teguh. Itulah kini yang menjadi perjuangan mereka. Berjuang demi lestarinya warisan leluhur.

Mereka adalah seniman, budayawan yang terus setia menjaga dan memperkenalkan budaya Karo. Setidaknya itulah yang terbaca olehku kala melihat mereka.

Minim dukungan dan fasilitas, tak menyurutkan tekat mereka terus menjaga warisan tak ternilai harganya ini, itu semua dilakukan cuma untuk satu mimpi: agar budaya Karo, khususnya seni ndikar (bela diri Karo) masih terus dapat disaksikan langsung oleh generasi Karo berikutnya.

hiskia 3Dukungan dari masyarakat dan pemerintah, tentu sangat diharapkan, tetapi sebelum itu semua datang, bagi mereka hanya satu kata “terus berkarya” sembari berharap satu saat ada uluran tangan untuk memberi dukungan bagi mereka.

Saat diminta untuk memperagakan dan memberi pelatihan, seperi saat diundang oleh Pramuka SMU Negeri 1 Kabanjahe, tanpa berharap akan imbalan mereka tetap semangat menunjukkan yang terbaik. Semua itu demi apa, kalau bukan demi eksistensi Karo.

Datang dari sebuah desa yang dikenal sebagai desa budaya di Lingga (Kecamatan Simpang empat, Dataran Tinggi Karo), Firman Sembiring Meliala (pelatih) dan kawan-kawan melangkahkan kakinya dengan satu tekat dan tujuan hanya untuk melestarikan budaya Karo, khususnya ndikar.

Menurutku, inilah bukti semangat 70 Tahun merdeka yang sesungguhnya belum padam, bahkan masih terus berkobar.

Ini bukanlah sebuah promosi, tetapi saranku, datang dan lihatlah ke Desa Lingga dimana ndikar Golek Arimau berlatih dengan segala keterbatasan mereka demi lestarinya salah satu sendi kebudayaan Karo ini.

Mejuah-juah.

Leave a Reply