Pentingnya Bahasa Ibu

1
222

bahasa ibu

Oleh: Herlina Surbakti (Medan)

 

herlina 3Apakah yang dimaksud dengan bahasa ibu? Bahasa ibu, atau bahasa pertama, adalah bahasa yang dipakai oleh seseorang sejak lahir sampai usia kritis. Kemampuan memperoleh bahasa secara biologis terkait dengan usia, dan dengan demikian menjadi dasar bagi identitas sosialnya.

Menurut pakar, seseorang akan memperoleh bahasa setingkat native jika dia mulai belajar sejak lahir sampai usia 8 tahun. Bahasa ibu adalah bagian dari identitas pribadi, sosial dan budaya seseorang. Ini adalah identifikasi yang kita dapatkan dari berbicara bahasa dari ibu kita yang mendorong kita menerapkan pola sosial yang sukses dalam bertindak dan berbicara.

Latar belakang sosial yang beragam membuat kita menjadi unik dan menarik di dalam  masyarakat. Bahasa ibu adalah alat yang sangat diperlukan untuk pengembangan aspek intelektual, fisik dan moral pendidikan. Kebiasaan, perilaku, nilai-nilai budaya, kebajikan, adat istiadat dan tradisi dan kepercayaan semua terbentuk melalui bahasa ibu.

Dengan kata lain, kelemahan seseorang dalam bahasa ibu berarti kelumpuhan semua pikiran dan kekuatan ekspresinya.

bahasa ibu 2

Mengenai pengaruh bahasa ibu terhadap bahasa ke dua, beberapa studi menunjukkan bahwa 6 – 8 tahun pendidikan bahasa diperlukan untuk mengembangkan tingkat melek huruf dan kemampuan verbal yang diperlukan untuk prestasi akademik di sekolah menengah. Untuk mempertahankan bahasa ibu, anak-anak yang bahasa pertamanya bukan media instruksi harus melanjutkan interaksi dengan keluarga dan komunitas mereka dengan bahasa pertama mereka untuk pembicaraan mengenai hal-hal yang lebih kompleks (lebih kompleks dari sekedar urusan rumah tangga).

Instruksi formal yang sedang berlangsung dalam bahasa pertama mereka adalah untuk mengembangkan keterampilan membaca dan menulis. Orangtua hendaknya bersikap positif untuk mempertahankan bahasa ibu, baik sebagai penanda identitas budaya maupun untuk tujuan berperan tertentu (misalnya, sukses dalam ekonomi lokal atau perdagangan global).

Penelitian semakin menunjukkan bahwa kemampuan anak-anak untuk belajar bahasa lokal ke dua misalnya bahasa Jawa (atau tambahan lainnya) dan bahasa internasional (seperti bahasa Inggris, Perancis, atau Jerman) tidak akan ada ruginya ketika bahasa ibu adalah bahasa utama seseorang.

Oleh karena itu, di sekolah tempat saya mengajar dulu (Jakarta International School) yang sekarang bernama Sekolah Intercultural School disarankan kepada semua orangtua yang bukan pembicara bahasa Inggris untuk menggunakan bahasa ibu kepada anak-anaknya di rumah. Jadi, kepada ayah dan ibu orang Karo (orangtua muda di kota dan di desa) pakailah bahasa Karo dalam berkomunikasi dengan anak-anak supaya mereka lebih percaya diri akan siapa dia.

Bujur ras Mejuah-juah.

1 COMMENT

  1. “kepada ayah dan ibu orang Karo (orangtua muda di kota dan di desa) pakailah bahasa Karo dalam berkomunikasi dengan anak-anak supaya mereka lebih percaya diri akan siapa dia”.

    Identitas yang kuat bikin confidence yang kuat pula. Ini pada gilirannya membentuk kharakter yang kuat pula. Dan ‘Man’s character is his fate.’ kata Heraclitus. Marilah bentuk identitas, bentuk kharakter kuat untuk bentuk suku yang kuat jadi bangsa yang kuat.

    MUG

Leave a Reply