Berita Foto: Air Pancuran di Kaki Sinabung

0
156
pancurbeka
Foto: TENANG GINTING

 

herli 4HERLI SITEPU. SIMPANG EMPAT. Namanya Pancur Beka. Pancur ini terletak di jembatan penghubung antara Tigapancur dengan Sebintun (Kecamatan Simpang Empat) Dataran Tinggi Karo (Karo Gugung). Di situ ada mata air yang kemudian dijadikan tempat mandi (tapin) oleh warga Sebintun.

Awalnya, dipergunakan sebagai tempat mandi oleh warga yang lahan pertaniannya berada di perladangan Batu Kejan dan sekitarnya. Warga Tigapancur juga menggunakannya sebagai tempat mandi.

pancurbeka 3
Sebagian rumah-rumah di pemukiman Desa Berastepu (Kecamatan Simpang empat) setelah ditinggalkan oleh warganya untuk mengungsi karena termasuk Zona Berbahaya (Radius 7 Km) sehingga terancam oleh bencana awan panas dari Gunung Sinabung. Foto: SEFER NANDA SITEPU

Kini, sejak Gunung Sinabung meletus, pancuran ini telah diperuntukkan kepada semua warga Sebintun dan Tigapancur. Pancuran ini sungguh-sungguh sangat berarti bagi warga Sebintun dan Tigapancur karena tinggal satu-satunya sumber air air bersih.

Air sungai Lau Borus sudah seringan kotor akibat tercampur lahar dingin. Sedangkan pancuran lain yang letaknya lebih dekat ke Sebintun sudah kering tidak lagi mengalirkan air setetes pun. Inilah satu-satunya tempat warga bisa memperoleh air bersih.

Luar biasa, Pancur Beka ini tidak mengenal kata musim. Airnya tetap mengalir tanpa ada perubahan sama sekali bila di musim kemarau pun jua. Para perantau asal Sebintun dan Berastepu belum merasa pulang kampung bila belum mandi di Pancur Beka ini.

Di bawah ini, kami perlihatkan sebuah video rekaman Sirulo TV tentang ditemukannya kambing hutan (beidar) di perladangan Desa Berastepu. Tertangkap dan hilangnya beidar ini telah ditampilkan para mahasiswa Karo di Utrecht dalam sebuah seni pertunjukan diiringi musik tradisional Karo yang disutradarai oleh Juara R. Ginting. Penampilan itu disaksikan oleh Dubes RI untuk Den Haag yang kini Menteri Luar Negeri RI, Bu Retno Marsudi.



Leave a Reply