Simulasi Pilkada Karo oleh Polres Tanah Karo

1
251

foto ngguntursimulasiNGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Kepolisian Resort Tanah Karo mengadakan simulasi pengamanan Pemilihan Kepala Daerah mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusuhan maupun bentrok antar massa para pendukung Calon Kepala Daerah nantinya. Oleh sebab itu, jajaran Kepolisian Resort Tanah Karo mempersiapkan diri dari sekarang. Berikut adalah babak demi babak simulasi yang diadakan kemarinĀ [Sabtu 29/8].

Bertempat di Lapangan Samura Kabanjahe, pencoblosan Calon Bupati berlangsung. Kegiatan pencoblosan calon bupati dan wakil bupati berjalan lancar sesuai aturan. Tiba saat perhitungan suara, mulai terjadi keributan karena para saksi tidak senang dengan hasil akhir yang tidak sesuai harapan para saksi calon bupati.

Kericuhan pun berlangsung. Para saksi mulai mengamuk di pos-pos pemilihan calon bupati dan wakil bupati. Kericuhan merambat ke Gedung KPUD. Para masa pendukung yang merasa dirugikan mendatangi Gedung KPUD untuk menggagalkan hasil akhir penetapan bupati dan wakil bupati.

simulasi 2Aksi dorong-dorongan yang terus terjadi mengakibatkan Polres Tanah Karo harus bertindak tegas dengan menurunkan personil huruhara untuk memecah demonstran yang semakin beringas. Aksi dorong-dorongan yang berlanjut dengan aksi pukul-pukulan pun berlansung dengan mengerahkan personil anti huru hara dan tembakan gas airmata. Pendemo berhasil dibubarkan.

Di tempat lain terjadi aksi penculikan surat suara yang mengakibatkan kejar-kejaran antar personil kepolisian dan juga para perampok kotak suara yang lagi-lagi berhasil dilumpuhkan oleh personil Kepolisian Tanah Karo.

Aksi ini merupakan simulasi yang diadakan Pores Tanah Karo untuk persiapan menjelang pemilihat calon kepala daerah yang diadakan serentak di seluruh Indonesia.

1 COMMENT

  1. Gambaran ini sama sekali tak ada miripnya dengan kearifan lokal Karo. Kita kembali ke way fo tihinking Karo dan melestarikan kerifan lokal, melestarikan kultur dan budaya daerah Karo, itulah yang harus digambarkan dan dipropagandakan, bukan sebaliknya yang sama sekali bertentangan dengan budaya lokal Karo dan kearifan lokal Karo.

    Sangat tak dibutuhkan gambaran aneh-aneh ini. Kearifan lokal Karo bukan sandiwara macam-macam kejelekan. Janganlah di ada-adakan yang tak ada. Di Karo berlaku way of thinking Karo dan budaya Karo.
    Pemimpin Karo dan calon pemimpin Karo harus waspada terhadap macam-macam propaganda tak senonoh ini.

    Janganlah menakut-nakuti masyarakat Karo tetapi berikanlah mereka Pencerahan dan Harapan, jangan kegelapan dan ketakutan. Pejabat di tanah Karo berkewajiban berikan harapan dan pencerahan, termasuk juga wajib bagi pejabat mumpung di Karo. Berjasalah bagi perkembangan Karo dari segi positif, kemungkinan perubahan dan perkembangan yang positif, bukan perkembangan yang negatif dan menakut-nakuti. Ini sangat penting bagi semua pejabat mumpung di Karo.

    MUG

Leave a Reply