Narkoba Lebih Mudah Didapat Daripada Pisang Goreng

1
251
narkoba 8
Warga saat mendengar arahan dari pihak Muspika.

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. DELITUA. Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan narkotika, puluhan warga Kecamatan Delitua mendatangi Mapolsek Delitua [Sabtu 29/8]. Kehadiran tokoh masyarakat dan tokoh adat yang tergabung dalam kelompok Komit Bersih Narkoba langsung diterima Wakapolsek AKP Aswar, Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH, Kanit Intel Iptu Manis Sembiring dan Camat Delitua Kurnia Boloni Sinaga.

Dalam pertemuan yang digelar di Aula Mapolsek Delitua, sekelompok warga ini menyampaikan keluh kesahnya dimana, pada saat ini, peredaran narkotika kian marak di seputaran Kecamatan Delitua. Karena sudah terkontaminasi ke anak remaja, peredaran narkoba semakin marak dan mengakibatkan aksi pencurian juga meningkat.

“Peredaran narkoba di Kecamatan Delitua sudah memprihatinkan. Di mana-mana banyak yang pengedar. Sehingga saat ini, lebih susah menemukan penjual goreng pisang daripada penjual narkoba,” kata Simsu Bukit didampingi Timan Ginting (2 tokoh masyarakat Delitua) kepada Sora Sirulo.

Kedua tokoh masyarakat ini pun menghimbau kepada Muspika Kecamatan Delitua, terkhusus Polsek Delitua, agar menangkap para bandar dan kurir serta pengedar narkoba serta menjerat mereka dengan hukuman mati atau setidaknya dengan hukuman seberat-beratnya agar Kecamatan Delitua bersih dari narkoba. Warga pun mengaku siap memberikan informasi dan bekerjasama dengan polisi untuk memberantas peredaran narkotika.

“Kami selaku tokoh masyarakat mengharapkan Polisi bekerja lebih maksimal lagi,” terang Simsu Bukit.

Sementara menurut Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan SH kepada Sora Sirulo, salah satu atensi Polri adalah memberantas peredaran narkotika.

“Polsek Delitua sangat menghargai perhatian warga dalam menindak peredaran narkoba. Kita sudah menyebar nomor HP kepada masyarakat. Namun, Polisi kadang kala terkendala di lapangan dalam melakukan penindakan karena masyarakat sekarang malah melindungi bandar, pengedar, dan pemakai narkoba,” beber Iptu Jonathan.

1 COMMENT

  1. “Namun, Polisi kadang kala terkendala di lapangan dalam melakukan penindakan karena masyarakat sekarang malah melindungi bandar, pengedar, dan pemakai narkoba,” beber Iptu Jonathan.”
    Tokoh masyarakat dan tokoh adat yang tergabung dalam kelompok Komit Bersih Narkoba mendatangi kapolsek untuk bersama menindak pengedar narkoba yang sudah sampai ke anak remaja di Delitua. Kelompok mayarakat Komit Bersih Narkoba ini harus ditingkatkan
    kegiatannya dan terutama dengan mengikutkan sebanyak mungkin anggota masyarakat dan sambil perlu juga bikin website atau lancarkan berita dan pendapat lewat media sosial seingga ribuan orang penduduk setempat bisa ikut dan mengikuti persoalan. Dengan mengikutkan ribuan orang atau ratusan ribu orang itulah yang akan bikin perubahan secar kwalitatif.
    Perlu tamba kegiatan, perlu tambah orangnya yang ikut aktif dalam perang melawan narkoba ini. Tak bisa dilakukan dengan sembnyi-sembunyi tetapi terus terang menggerakkan banyak orang dalam Komit Bersih Narkoba. Maju terus KBN! Tak mungkin hanya mengharapkan polisi atau pejabat akan membasim narkota di negeri ini. Harus dimasukkan kedalam program KEARIFAN LOKAL dengan melibatkan semua penduduk. Semua ngomong, semua menulis, semua bertindak terutama bagi orang tua dan keluarga yang anak-anak rmajanya sudah terkena atau terkontaminasi. KBN
    Sudah sangat bagus disini karena sudah ada badan lokal KBN ini. Di Meulaboh ada badan lokal setempat penduduk kampung bersama-sama mengejar dan membasmi pengedar narkoba bikin pengedera ini tak bisa berlawan karena orang kampung bersatu semua bikin aksi membasimi peredaran narkoba.
    KBN bisa jadi contoh teladan di sini.

    MUG

Leave a Reply