Perimbangan Ekonomi Dunia

0
128

Oleh: Daud S. Sitepu (Papua)

 

daud sitepuchina 5Menarik sekali mengikuti pertumbuhan ekonomi China yang sangat cepat dan kuat mempengaruhi ekonomi negara-negara kuat di dunia yang selama ini telah menikmati madu kemakmuran bertahun-tahun. Kemakmuran itu bahkan mereka gunakan untuk menekan negara lemah yang sedang berkembang.

 

Penekanan dilakukan dengan cara-cara yang tidak dipahami oleh negara-negara yang sedang berkembang itu.

Lebih parahnya lagi, mereka menghisap inti sari kekayaan alam negara-negara lain. Kemudian mereka meninggalkannya ketika telah tinggal puing-puing kekeringan dan tanah gersang.

Lihat saja contohnya hampir 80 persen minyak Indonesia dikuasai oleh Amerika. Tambah emas juga sama nasibnya. Hal yang sama juga terjadi di Negara-negara berkembang lainnya, hampir semua dikuasai oleh Amerika dan sekutunya Eropah.

Ibarat roda yang berputar, Tiongkok bangkit kini menjadi pengendali ekonomi dunia.

Ada baiknya juga kemajuan Tiongkok ini supaya ada perimbangan kekuatan. Bertahun-tahun ekonomi dunia dikendalikan oleh Amerika, Kapitalis yang berjaya selama ratusan tahun. Jika dua kekuatan ini bertarung muncullah perimbangan ekonomi.

Seperti dalam email ini harga tembaga menurun, harga emas menurun, harga minyak juga yang dulu selalu di atas 95 USD per barel kini kisaran 50 USD per barel. Demikian juga produk-produk lainnya.

Diharapkan dampaknya kepada Freeport Indonesia juga. Kalau bias, tambang ini diambil alih sala oleh Indonesia. Tambang besar yang membuat kaya Amerika, namun rakyat tetap miskin di Papua ini, Orang Amerika naik pesawat pp ke negaranya. Kami di sini masih jalan kaki tanpa alas kaki.

Semoga saja dengan adanya perimbangan pengendalian ekonomi dua negara adi daya memberi dampak positip bagi Negara-negara lain. Semoga saja tidak menambah sinanggel (beban pikiran) untuk Indonesia

Leave a Reply