FKDM Deliserdang Gelar Rakor Triwulan 3

1
241

Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Deliserdang menggelar rapat koordinasi (Rakor) Triwulan ke 3 di pemandian alam Sinisuka, Desa Sarilaba Jahe (Kecamatan Biru-biru) [Selasa 22/9].


Selain dihadiri oleh anggota FKDM yang tersebar di 22 kecamatan Kabupaten Deliserdang, Rakor ini juga dihadiri Plt. Kakan Kesbang Linmas Deliserdang drs. Aler Simarmata MP, Ketua FKDM DS Soelarno SH serta Muspika Kecamatan Biru-biru.

Ketua FKDM Kabupaten Deliserdang Soelarno SH dalam acara rapat koordinasi menegaskan Rakor yang digelar adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kwalitas anggota FKDM. Dengan demikian, hendaknya seluruh anggota FKDM mampu mendeteksi sejak dini hal yang berindikasi mengganggu Kamtibmas.

“Acara ini sekaligus untuk meningkatkan pemahaman anggota FKDM dalam menjalankan tugas di lapangan untuk menjaga kewaspadaan dini. Jangan setelah baca koran, baru bisa melaporkan suatu kejadian,” kata Soelarno.

rakor

Sementara, Kepala Kesbang Linmas Kabupaten Deliserdang Drs Aler Simarmata MP dalam kata sambutanya mengatakan, selaku mata dan telinga Bupati Deliserdang, hendaknya seluruh anggota FKDM bekerja semaksimal mungkin. Dengan demikian, program Bupati H Ashari Tambunan untuk mewujutkan Kabupaten Deliserdang berseri, maju, berdaya saing, sejahtera, religius dan bersatu dalam kebinekaan, dapat terwujut.

“Hendaknya, program Bupati Ashari Tambunan dalam memajukan Deliserdang, didukung sepenuhnya oleh masyarakat terutama anggota FKDM,” kata Simarmata.

Simarmat juga mengatakan bangga dengan FKDM Deliserdang, karena salah satu FKDM kabupaten terbaik se Provinsi Sumatera Utara.

1 COMMENT

  1. Mengerti tidak penguasa pendatang ini kalau Deliserdang adalah tanah ulayat orang Karo dan berlaku KEARIFAN LOKAL Karo.
    “Hendaknya, program Bupati Ashari Tambunan dalam memajukan Deliserdang, didukung sepenuhnya oleh masyarakat terutama anggota FKDM,” kata pendatang Simarmata mendukung perogram bupati pendatang Tambunan. ‘Program’ yang terlihat ialah perusakan lingkungan dan jalan-jalan yang rusak tak diperbaiki.
    Kearifan lokal bisa mendukung semua program demi kemajuan daerah ulayat Karo Deliserdang, tetapi pendatang-pendatang ini harus mengerti dulu apa itu kearifan lokal Karo di Deliserdang. Kalau organisasi pendatang FKDM mendukung bupati pendatang, patutlah dihargai, karena tak soal kalau sesama pendatang saling mendukung. Tetapi urusan penduduk asli dalam Kearifan Lokal adalah urusan orang Karo sebagai penduduk asli. Pendatang harus belajar dari kearifan lokal dan mendukungnya karena berlaku ‘dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Atau ‘minorities (pendatang- MUG) should be welcomed but they should not remake society in theri own image’ kata prof MacDonald dalam hubungan penatang ke satu daerah lain.

    MUG

Leave a Reply