Kolom Benny Surbakti: JELANG PILKADA KARO

0
145

Benny SurbaktiSuatu hari, Pa Mbertik dan Mr. Cukandit sedang berbincang-bincang di kedai Pa Belo, tentang siapa yang harus dipilih dalam Pilkada mendatang. Mereka bingung karena semua Paslon terlihat bagus. Mendengar perbincangan mereka, seorang Penarunai yang kebetulan mampir membeli isap bulung (rokok nipah) berikut tembakaunya memberikan saran.

Beliau berkata : ” Begini, silih, kurasa tidaklah sulit untuk memilih calon yang baik. Coba saja tanya dirindu sendiri,

Mengapa saya harus memilih pasangan ini ?

1. Apakah mereka memiliki kemampuan untuk memimpin sebuah kabupaten dengan permasalahan yang kompleks ?

satur karo 2
Bermain catur Karo di Kede Kopi Karo. Foto: DARUL KAMAL LINGGA GAYO.

2. Apa yang sudah pernah dibuat orang ini untuk kepentingan masyarakat, sehingga mereka layak untuk dipilih?

3. Apakah mereka memiliki ilmu dan wawasan yang cukup untuk memimpin suatu kabupaten?

4. Apakah mereka merupakan orang beriman dan takut akan Tuhan?

Nah, kalau kriteria tersebut sudah dipenuhi, maka kam boleh mempertimbangkannya untuk dipilih. Cocok kam rasa, silih?”

Mendengar penjelasan Penarunai tersebut, Pa Mbertik merasa senang karena, dia telah mendapatkan calon yang tepat. Akan tetapi Mr. Cukandit semakin bingung karena dia melihat tidak ada Paslon yang memenuhi kriteria.

Melihat situasi itu, Pa Belo buru-buru mendekati mereka dan meminta agar segera membayar minuman dengan alasan kedainya mau ditutup, hendak mompa rimo ke ladang, mbere nakan babi dan sununken manuknya.

Rupanya bagi Pa Belo yang penting usahanya lancar dan tidak ada yang ngutang.

Foto head cover: Model, Theo Kaban. Fotografer: Ita Apulina Tarigan.

Leave a Reply