Kolom M.U. Ginting: Menteri BUMN Takut Keterbukaan

0
150

M.U. Ginting 2Menteri BUMN Rini kelihatannya masih takut sama keterbukaan. Dia jual kekayaan negara diam-diam saja. Bukalah alasannya kepada publik kalau memang berguna bagi rakyat. Semua akan menilai dan semua akan setuju juga kalau memang ada maksud baik bagi rakyat. Rakyat bisa menilai.

Kebenaran diuji di dalam argumentasi ilmiah dan mengikutkan banyak orang termasuk ahli-ahli. Itulah kebenaran ilmiah secara akademis, artinya tak ada lagi bukti sebaliknya yang bisa dipertahankan.

Kalau takut akan keterbukaan ilmiah ini berarti ada yang disembunyikan. Itu namanya kegelapan, lawan dari keterbukaan. Pedoman kita sekarang atau pedoman dunia juga ialah keterbukaan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan besar kemanusiaan. Itu sudah memungkinkan sekarang ini karena perkembangan teknik informasi yang menyeluruh, bisa mengikut sertakan publik secara besar-besaran, yang belum mungkin era lalu.

Bagi Jokowi berlaku 3 formula Ahok: PECAT, PECAT, PECAT.

rini 2
Sumber foto: http://news.detik.com/berita/3025893/kembali-diserang-masinton-lewat-tuduhan-suap-rini-saya-ketawa-saja

Revolusi Mental harus dimulai dari 3 formula ini, rasanya sudah tepat sekali. Jokowi sudah bikin pemecatan beberapa menteri, tetapi masih perlu diteruskan, jangan berhenti di tengah jalan. Kalau salah-pecat bisa diperbaiki, tetapi kalau salah tak memecat berarti kesalahan terus saja. Berbuat salah sering lebih baik daripada tak berbuat apa-apa, walaupun banyak kesalahan yang ditemukan di depan mata.

Menteri dipecat, menteri belajar. Begitu juga pejabat dipecat, pejabat belajar. Artinya diberikan kesempatan kepada orang lain yang betul-betul mau bekerja dan belajar. Banyak yang lain yang rela bekerja dan mengabdi ke republik ini. Banyak sekali, terbukti juga dari banyaknya pahlawan-pahlawan kemerdekaan negeri ini yang bekerja sungguh mengabdi tanpa pamrih. Orang-orang inilah yang harus diberi kesempatan mengabdi, bukan orang -orang yang berbohong dan sudah jelas terbukti berbohong.



Leave a Reply