Bayi Usia 3 Hari Tiba-tiba Ada di Ruang Tamu Warga

0
155

bayiSupir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. MEDAN. Warga yang berada di Kelurahan Kwala Bekala (Medan Johor) digegerkan oleh penemuan bayi laki-laki berusia 3 hari yang diduga sengaja ditinggal oleh orangtuanya [Kamis 24/9: sekira 13.45 Wib]. Bayi itu ditemukan oleh Apoi Sihotang (40) warga Jl. Luku III No. 45 kelurahan Kwala Bekala.

Saat itu, Apoi yang kebetulan berada di dapur rumahnya, tiba-tiba dikejutkan oleh suara tangisan bayi dari ruang tamu. Penasaran pada suara tangisan itu, Apoi beranjak ke ruang tamu. Alangkah terkejutnya Apoi begitu melihat bayi mungil yang dibungkus dengan popok dan sarung tergeletak di atas  kursi ruang tamu.

“Aku terkejut bukan kepalang, begitu melihat bayi ada di rumahku. Selama ini tidak pernah ada suara tangisan bayi lagi di rumahku,” kata Apoi.

Khawatir kalau bayi tersebut memang sengaja diletakan oleh ibunya, Apoi kemudian mencoba bergegas keluar mencari tahu ibu sang bayi. Anehnya, para tetangga Apoi pun mengaku tidak mengetahui ada orang asing yang masuk ke rumah Apoi. Dalam sekejab, penemuan bayi tersebut langsung menggemparkan Keluarahan Kwala Bekala. Pun demikian, tetap tidak ada yang mengaku sebagai ibu bayi tersebut.

Penemuan bayi itu kemudian disampaikan ke Lurah Kwala Bekala, Ali Sitepu, yang selanjutnya menghubungi Polsek Delitua. Berdasarkan kesepakatan, untuk sementara waktu, bayi mungil tersebut dititipkan untuk dirawat oleh Erlianta br Sembiring SE kakak ipar dari Apoi Sihotang (penemu bayi) dan diketahui oleh aparat pemerintahan Kelurahan Kwala Bekala.

Kapolsek Delitua AKP Daniel Marunduri Sik melalui Panit 1 Reskrim Ipda Martua Manik SH MH ketika dikomfirmasi oleh Sora Sirulo membenarkan penemuan itu.

“Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menemukan orangtua bayi. Kita juga belum dapat memastikan bayi tersebut hasil hubungan gelap atau motif yang lain. Soalnya, bayi ditemukan di dalam rumah warga bernama Apoi Sihotang. Sekarang, bayi tersebut dititipkan untuk dirawat oleh Erlianta Br Sebiring, kakak ipar dari si penemu bayi,” kata Martua Manik.

Leave a Reply