Dumun, Penganan Organik Karo

0
171

Salmen Kembaren 3SALMEN KEMBAREN. BARUSJAHE. Padi kebanyakan digunakan sebagai makanan pokok (berat). Masyarakat dunia mengolah tanaman bernama Latin Oriza Sativa ini dalam berbagai bentuk olahan dan rasa. Saudara dekatnya Oriza Glutinosa lebih banyak digunakan sebagai bahan olahan kuliner ringan. Padi yang satu ini sering dinamai juga padi ketan atau beras ketan dan kadang juga disebut dengan pulut. Banyak juga penganan yang merupakan campuran kedua jenis padi ini.

Masyarakat Karo lebih familiar dengan penganan ringan cimpa, meskipun banyak makanan ringan lainnya yang bukan cimpa.

Kebanyakan cimpa memang terbuat dari tepung beras pulut ataupun campuran ketan dan beras biasa. Kebanyakan merupakan tepung dari olahan padi yang telah tua. Padi di tangan orang-orang kreatif akan menjadi makanan lezat. Selain olahan dari padi yang telah tua ada juga rupanya makanan ringan dari olahan padi saat muda.

dumun 2Dumun, demikian dinamai penganan dari olahan padi muda tersebut. Jenis padi yang digunakan adalah jenis ketan lokal yang dikenal dengan Galia. Padi ini usia panennya melebihi enam (6) bulan. Saat usia padi lima sampai enam bulan, bulir padi sudah terisi penuh namun kulitnya belum menguning dan juga tidak berisi cairan lagi. Saat inilah padi disebut duhumen dan diyakini  sebagai waktu terbaik untuk mengolahnya menjadi dumun.

Di Karo Timur dikenal kata dumun, sedangkan di Karo Barat kata dumen. Ecara etimologis, keduanya berasal dari kata duhumen. Adapun kata dasar dari duhumen adalah duhum yang artinya mengunyah denyan mulut penuh tanpa menggigit.

Padi yang telah diketam kemudian dipisahkan dari tangkainya dengan bambu (kiasi). Bulir padi lalu digongseng atau disangrai dalam wajan dengan api besar tanpa minyak. Padi digongseng sekitar sepuluh menit, jika lebih maka padi akan menjadi gosong atau pecah. Setelah digongseng padi kemudian didiamkan sejenak.

dumun 5Padi yang mulai mendingin ditumbuk untuk memisahkan kulit padi dari beras. Beras yang dihasilkan berbentuk pipih atau penyet. Warna hijaunya masih mendominasi. Warna hijaunya inilah yang membedakannya dengan pah-pah. Pah-pah karena menggunakan padi yang telah tua maka warnanya lebih didominasi warna putih dan lebih pipih.

Dumun biasanya dimakan secara tunggal. Ada juga kebiasaan memakan dumun dengan campuran kelapa parut dan irisan gula merah. Ketiga bahan ini diaduk dan dimakan bersama-sama. Ia menjadi makanan ringan saat-saat musim panen padi sedang berlangsung.

Leave a Reply