Kompor Gas Meledak, Ginting Tewas di Bak Mandi

0
140

kebakaran 7Supir KPUM 23 Sukses Perawani Pacar di Malam Tahun BaruIMANUEL SITEPU. MEDAN JOHOR. 1 ruko (rumah toko) yang dijadikan warung kopi di Jl. Jamin Ginting Km 7,5 Simpang Kwala (Medan Johor) dilalap sijago merah [Rabu 30/9: sekira 11.00 wib]. Dalam insiden ini, pemilik warung Edi Wahyu Cahyadi Ginting (38) ditemukan tewas di dalam bak kamar mandi dengan kondisi luka bakar di sekujur tubuhnya.

Informasi diperoleh wartawan Sora Sirulo di lapangan menyebutkan, peristiwa itu berawal ketika korban Edi, sedang memasak air dengan menggunakan kompor gas di dalam warkop miliknya. Entah apa pemicunya, tiba-tiba saja kompor gas yang sedang digunakan oleh Edi untuk masak air meledak. Mendengar suara ledakan dan semburan api, Edi dan istrinya Maria Br Surbakti (34) bersama putrinya yang masih berusia 3 tahun juga pengunjung yang di dalam warung milik korban langsung berhamburan keluar.

Dalam sekejap, api berkobar cepat karena ikut menyambar minyak bensin yang ada di dalam jerigen. Entah apa yang tersirat di dalam benak Edi. Meski api telah membumbung tinggi, Edi memaksakan diri masuk kembali ke dalam warungnya. Sesampainya di dalam, Edi terlihat oleh warga berupaya memadamkan api dengan menggunakan air yang ada di dalam bak kamar mandi. Meski berulang kali disiram, api ternyata tidak dapat dijinakan. Bahkan api kian berkobar hingga membuat Edi terkurung. Tak pelak lagi, api langsung membakar tubuh ayah anak satu ini.

Meski di sekujur tubuh telah diselimuti api, Edi masih berupaya menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke dalam bak. Akan tetapi akibat luka bakar yang dideritanya, Edi akhirnya tewas.

“Padahal tadi istrinya sudah melarang, masuk. Tapi suaminya tetap ngotot memaksakan diri masuk ke dalam,” kata Sembiring (52) salah satu saksi mata di lokasi.

Tak lama berselang, 4 mobil Damkar milik Pemko Medan tiba di lokasi berjibaku memadamkan api. Sekira 1 jam kemudian, api akhirnya berhasil dijinakan sehingga tidak sempat merembet ke rumah warga lain, yang letaknya berdampingan. Soalnya, lokasi warkop milik Edi berada di pemukiman padat penduduk.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas pemadam bersama anggota Polsek Delitua langsung masuk kedalam warung yang hanya tinggal arang tersebut. Selanjutnya mengangkat tubuh Edi yang ditemukan tewas dalam posisi telungkup didalam bak kamar mandi. Melihat Edi sudah tidak bernyawa, istrinya Maria Br Tarigan spontan berteriak histeris. Jenazah Edi kemudian di evakuasi ke RSU H Adam Malik Medan.

“Istrinya tadi menangis dan berteriak histeris bahkan sempat pingsan melihat suaminya telah tewas”, kata warga lainya.

Pantauwan Sora Sirulo di lapangan, akibat kejadian tersebut, sempat membuat Jl. Jamin Ginting jurusan Padangbulan–Pancurbatu mengalami kemacetan hingga 2 jam lebih. Kemacetan bisa diurai setelah petugas dari Polantas Polsek Delitua turun ke lokasi mengatur kelancaran arus lalin.

Kapolsek Delitua AKP Daniel Marunduri Sik melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH ketika dikomfirmasi membenarkan insiden kejadian tersebut.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi di lapangan, api diperkirakan bersumber dari kompor gas. 1 orang tewas atas nama Edi Wahyu Cahyadi Ginting pemilik warung. Korban telah dievakuasi ke RSU H. Adam Malik. Sementara di lokasi sudah dipasang garis polisi dan tim Labfor (laboratorium forensic) telah turun menyelidiki asal api,” katanya.

Leave a Reply