Edukasi & Literasi Keuangan oleh BPR NBP Berastagi di Pertibi Lama

0
230

rikwan sinulinggaRIKWAN SINULINGGA. MEREK. PT BPR NBP 15 BERASTAGI kembali melaksanakan Edukasi & Literasi keuangan di Desa Pertibi Lama (Kecamatan Merek, Kabupaten Karo) [ Jumat 2/10].

Program Edukasi & Literasi Keuangan PT BPR NBP 15 BERASTAGI ini diadakan sesuai dengan SE OJK No. 1/SEOJK.07 / 2014 yang tujuannya memberikan Pendidikan/ Pengajaran dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang keuangan kepada konsumen dan/atau masyarakat.

 

Seperti biasanya, Edukasi & Literasi Keuangan PT. BPR NBP 15 BERASTAGI tetap menyelenggarakan “Edukatif Kolaborasi” dengan pihak-pihak/ lembaga yang sangat pertibi 2memperhatikan kesejahteraan masyarakat terutama bagi para petani di Dataran Tinggi Karo. Pada Edukatif Kolaborasi kali ini PT. BPR NBP 15 BERASTAGI memberikan materi “Pendidikan Keuangan Keluaga” bersama Asosiasi Kopi Taneh Karo ( AKTK ) yang memberikan penyuluhan dengan Materi “Proses pasca panen kopi untuk meningkatkan kualitas kopi Karo menuju pasar ekspor”.

Penyampaian materi “Pendidikan Keuangan Keluarga” dibawakan oleh Feri Ipenk Suranta Ginting selaku Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM AKTK serta Konsultan Pertanian Andri Yono dari PT Exindo Raharja Pratama yang membawakan materi “Pertanian Semiorganik dengan Multi komoditi”.

Kegiatan ini turut didampingi oleh PPL dari BAPELLUH Kabupaten Karo yang diwakili oleh Hanna Linda S br Tarigan dan Novalia br Barus. Direktur Utama PT. BPR NBP 15 BERASTAGI Bismar Manik SE dan Direktur PT BPR NBP 15 BERASTAGI Gelora Ginting SE.

Gelora Ginting menegaskan bahwa komitmen PT BPR NBP 15 BERASTAGI tetap konsisten memberikan perhatian penuh akan pentingnya pendidikan/ pelatihan/ pertibi 3pengajaran kepada masyarakat luas di Taneh Karo, terutama masyarakat petani di seluruh Taneh Karo.

“Dengan pendidikan, pelatihan, dan pengajaran masyarakat akan banyak mendapatkan hal-hal yang baru, sehingga bisa mengelola keuangan dengan lebih baik, mendapatkan cara atau tehknis bertani yang baru dan juga membuka pikiran petani bahwa hasil pertanian mereka ternyata bukan hanya dijual ke pasar tradisional seperti yang selama ini dilakukan, tapi juga bisa juga diekspor ke luar negeri seperti halnya yang telah terjadi dengan kopi,” papar Gelora Ginting.

Dengan gabungan materi-materi yang diterima para peserta Edukasi kali ini diharapkan akan ada perubahan ke arah yang lebih baik dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Tujuannya adalah mencapai kesejahteraan masyarakat khususnya petani. PT.BPR NBP 15 BERASTAGI akan selalu siap membantu dalam proses pencapaian kesejahteraan tersebut.

Peserta Edukasi ini juga sangat antusias dengan materi-materi yang diberikan.

pertibi 4“Untuk tindak lanjut, kami sepakat akan mempraktekkan langsung di tingkat kelompok tani di Desa Pertibi Lama ini,” ungkap Sarifudin Girsang sambil menambahkan harapannya ke depan PT BPR NBP 15 tetap memberikan pelatihan-pelatihan seperti ini agar petani desa Pertibi Lama panteken Ginting Munte mergana ini bisa lebih maju.

Leave a Reply