Kolom M.U. Ginting: US Dolar dan Pasar Pagi Padangbulan

0
193

M.U. Ginting 2“Karena itu dia meminta agar Komisi XI DPR secara tegas memasukkan kesimpulan rapat meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit Bank Indonesia. Baginya, BI mengada-ada bila menolak diaudit dengan alasan takut strategi diketahui orang luar dan mengganggu independensi.” Ini penegasan dirilis merdeka.com dari Anggota Komisi XI DPR, M Misbakhun. 

Masih banyak kegelapan di sini. Tak mau diaudit, alasan takut strategi diketahui orang lain. Audit dan keterbukaan pastilah juga mungkin ada negatifnya, tetapi kenyataan yang sudah tak bisa disangkal ialah bahwa kegelapan telah bikin kerugian yang lebih besar sejak dulu. Karena itu mulailah dengan audit dan keterbukaan, apalagi terhadap DPR yang memang bertugas mengawasi semua aparat negara.

Saya masih merindukan para ahli ekonomi dan akademisi soal-soal ekonomi agar masih sudilah kiranya mengeluarkan analisa dan pendapatnya yang sering lebih ilmiah daripada analisa pejabat negara yang sudah mapan.

Dari pengalaman selama ini, naiknya dollar dari mata uang di Asia selain sebab-sebab dijelaskan di atas juga sangat menentukan atau yang paling menentukan ialah sikap Fed dalam menghadapi ekonomi Asia dengan senjata dollarnya. Terakhir menaikkan suku bunga, bikin dollar mengalir ke bank-bank USA.

pasar pagi 12Sudah itu, juga cara lain, memindahkan dollar ke mana saja pada abad elektronik ini bisa dilaksanakan dalam tempoh detik-detikan saja. Indonesia atau Malaysia bisa dikosongkan dari dollar dengan pemindahan dollar ke luar, pakai waktu detik-detikan saja itu. Tak ada dollar tentu harganya jadi naik, dalam dagang dollar, sesuai juga dengan dagang biasa, tergantung penawaran dan permintaan. Dolar tak ada, permintaan banyak, harga naik. Tak usah baca soal ekonomi, lihat saja pasar pagi Padangbulan. Sayur mana yang kurang, harganya naik.

Soal penarikan atau transfer dollar pasti bisa dilihat di audit BI.  Tetapi ini mau dirahasiakan. Siapa yang butuh ini dirahasiakan?

Leave a Reply